TAHITIAN NONI®,Morinda®,Tahiti Dream™,dan Tahiti Trim™ Plan 40™,Success Path™,tell The Story™,TePoema™,Moea™,Equine Essential™ adalah merek dagang Tahitian Noni International,Inc.

Tanaman Noni memiliki 80 spesies. Hasil riset Dr. Scott Gerson menunjukkan bahwa spesies Morinda citrifolia yang baik dikonsumsi dari jenis Morinda citrifolia L yang tumbuh di kepulauan French Polinesia memiliki 20% nutrisi lebih tinggi di banding jenis lain yang tumbuh di daerah manapun.
Email Artikel Ini Email Artikel Ini

Apa Pendapat Kalian, Bila Pemerintah Menetapkan Pajak Rokok Yg Sebesar-besarnya Sehingga Harganya Jadi Mahal?

October 31, 2009 Oleh tahitianonijuice  
Artikel masuk kategori Kesehatan

siapa tahu, para perokok jadi menyadari KEBODOHANnya sendiri karena begitu saja mengubah uangnya jadi asap? (kan kalau tulisan tentang bahayanya seperti tidak digubris, perusahaan rokok malah terkesan menantang para perokok. berani impoten? berani sakit jantung? berani janinmu mengalami kerusakan otak? berani terkena kanker paru-paru?)

Artikel Terkait


Artikel Terkait

Cara Pesan dan Harga Tahitian Noni Juice

Pesan

16 Pesan to “Apa Pendapat Kalian, Bila Pemerintah Menetapkan Pajak Rokok Yg Sebesar-besarnya Sehingga Harganya Jadi Mahal?”

  1. JuMPeR on October 31st, 2009 23:55

    saya sebagai perokok menjawab SETUJU!!.
    1. kalau rokok menjadi 150ribu rupiah/PAK.. kemungkinan besar saya akan berhenti merokok… selama ini saya pengen berhenti merokok. tapi susah… alias niat, enggak, niat, enggak, niat, enggak.. hehehe
    2. setiap orang mempunyai pemikiran masing2 tentang dampak merokok.. saya sendiri punya pemikiran emangnya rokok itu tuhan kok mau mengambil nyawa saya?? atau buat saya sakit macam2. hehehehhee.. jadi sapa takut…
    3. kalau karena membakar uang karena kebodohannya sendiri itu salah.. karena itu sama saja menikmati sesuatu. contoh bodoh banget orang ke bioskop pake keluarin duit. nah dia kan menikmati nonton pilem. jadi sama saja.. tinggal persepsi orang aja yang lain.

  2. Alfred_C on November 1st, 2009 06:33

    Selama penggunaan pajaknya diawasi dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya kepentingan rakyat.

  3. ANDHIES on November 1st, 2009 10:03

    Aku sangat setuju. Dengan begitu para smokers jadi bisa mikir dua kali kalo mau beli rokok.
    Dampak poisitifnya smokers yang ada di indonesia mulai berkurang.

  4. eza tea on November 1st, 2009 16:38

    HAHAH DEMO AJA KE DPR PAJAK ROKO JANGAN DI TAEKIN

  5. >>Kazuki on November 1st, 2009 18:33

    Baguslah, yang tidak merokok secara langsung tidak akan dirugikan akan asap rokok yang ditimbulkan dari perokok…

  6. lvuer on November 2nd, 2009 00:16

    Setuju banget! Soalnya saya ngga merokok sih.
    Serius deh, soalnya perokok itu banyak ngga bertanggung jawabnya. Merusak lingkungan, menganggu kenyamanan bersama, merusak kesehatan orang lain dan diri sendiri.
    Udah, harusnya rokok dikategorikan sebagai bahan terlarang aja, kaya narkotik dan heroin. Soalnya saya benar-benar prihatin melihat anak-anak SMP (masih kecil banget) tapi udah merokok dengan tenangnya. Mau jadi apa gedenya? TBC, kanker (kanker beneran dan kantong kering juga), susah punya anak, gigi pada ompong, dll.

  7. SYn on November 2nd, 2009 03:22

    setuju sih…
    tapi biasanya bwat pAra perokok, rokok itu kayak nasi…… Penting banget…. Bisa Aja kalo rokok tambah mahal,para perokok yang ga Punya cukup duit bwt beli rokok malah ngelakuin tindakan kriminal bwat dapet duit……..

  8. GOD is good on November 2nd, 2009 07:10

    Setuju 100%

  9. Gusni H on November 2nd, 2009 13:48

    Sebagai Smoker aq Setuju2 aza. Paling uang pajaknya kekantong pejabt juga he.he…….
    Siapa Berani Nikmati Mahalnya Rokok???? hayo
    yah tetap smoker sejati… hik…hik…

  10. De D on November 2nd, 2009 16:41

    Yang pasti pabrik rokok para pengusaha, investor dalam dan luar negeri akan mengalami kerugian besar, dan karyawan2 pabrik rokok akan di PHK. Pemasukan pajak pemerintah jadi berkurang. Ada berapa pabrik rokok di Indonesia ini… mereka adalah termasuk penyerap tenaga kerja yang cukup banyak.. kalau karyawannya pada di PHK tentu menambah jumlah pengangguran di negeri ini. Agen2 dan distributor rokok jadi berkurang penghasilannya.
    AKIBATNYA AKAN BANYAK ROKOK2 GELAP TANPA MERK BERMUNCULAN… ILEGAL PASTINYA… TANPA BAYAR PAJAK DAN LAIN2. yang rugi ujung2nya pengusaha dan pemerintah juga dweeehh…….
    Daya beli masyarakat jadi berkurang karena banyak yang di PHK.
    Dokter jantung penghasilannya berkurang karena dah gak ada jantung yang kronis lagi ( kekekekeke…. kalo ini jangan di ambil hati becanda ajah…error )
    nah loh gimana toh…
    MAU KORBANIN SIAPA NIH… KONSUMEN, INVESTOR, PENGUSAHA, KARYAWAN PABRIK ROKOK, AGEN/DISTRIBUTOR ATO AGEN IKLAN ROKOK?
    padahal masih banyak orang yang kehidupannya tergantung dari rokok tersebut.
    kalo nggak ada pabrik rokok lagi… mm event2 olahraga, musik live dalam luar negeri mungkin semakin sedikit. Kontribusi pabrik rokok memang masih berperan dalam event2 tersebut…
    Gimaaaanaaa dooong? tanya kenapa?
    ini cuma becanda-> mendingan beli rokok sebanyak2nya untuk cinta produk negeri sendiri dan kesejahteraan para karyawan pabrik rokok…kekekekeeke…edan (sori becanda)
    KALO NEGERI INI DAH MAKMUR.. BARU BOLEH DEH BIKIN PAJAK YANG SETINGGI-TINGGINYA BUAT ROKOK

  11. Chimenk on November 2nd, 2009 19:23

    ..Setuju..

  12. N on November 2nd, 2009 22:22

    Kalo aku setuju aja.
    Dengan begitu akan membuat para perokok untuk sedikit mengurangi kebiasaannya itu.
    Karena dengan mahalnya harga rokok, belum tentu para perokok berhenti untuk merokok. Paling tidak mereka hanya mengurangi jumlah konsumsi terhadap rokok.
    Lagipula, apakah pabrik rokok tidak mau mengalami kerugian. Mungkin mereka akan menciptakan rokok yang bahan – bahannya bisa lebih hemat dan efisien untuk digunakan. Atau akan ada rokok ilegal. Kita tidak tahu hal itu. Karena rokok itu candu.

  13. balaviry on November 3rd, 2009 01:28

    setuju banget.
    setelah beli rokok mahal banget kan jarang yang beli.
    pabrik2 rokok mulai kolaps.
    pekerja2nya yang puluhan ribu kira2 anda sanggup untuk mempekerjakan di tempat ortu anda ya?
    saya kira pabrik rokok tidak kekurangan akal untuk menjawab usulan anda.
    anda pernah wisata ke kota2 penghasil rokok? anda bisa lihat profil2 pekerja pembuat rokok.
    mungkin kalau anda jadi wakil presiden bisa tuh usul pajak supaya besar dan harapan indonesia lebih bersih bisa jadi kenyataan.

  14. SS501 is Love on November 3rd, 2009 03:27

    Setuju!!
    sekalian pajak tembakau kalo perlu…. takutnya, ga da rokok ntar malah pada ngisep tembakau, tambah bahaya lagi deh…

  15. D Rien on November 3rd, 2009 07:05

    Alhamdulilah

  16. dr.satri on November 3rd, 2009 08:44

    sangat setuju
    kalo perlu kasi dosis tinggi racunnyadi rokok

Silahkan tinggalkan Pesan Anda...
, jika Anda ingin pesannya memiliki gambar, pakailah gravatar!





Perlu diingat bahwa informasi dalam situs ini tidak dimaksudkan dengan cara apapun sebagai pengganti saran medis dari profesional kesehatan. Semua isi di situs ini adalah untuk tujuan informasi saja.
Powered by Yahoo! Answers