TAHITIAN NONI®,Morinda®,Tahiti Dream™,dan Tahiti Trim™ Plan 40™,Success Path™,tell The Story™,TePoema™,Moea™,Equine Essential™ adalah merek dagang Tahitian Noni International,Inc.

Tanaman Noni memiliki 80 spesies. Hasil riset Dr. Scott Gerson menunjukkan bahwa spesies Morinda citrifolia yang baik dikonsumsi dari jenis Morinda citrifolia L yang tumbuh di kepulauan French Polinesia memiliki 20% nutrisi lebih tinggi di banding jenis lain yang tumbuh di daerah manapun.
Email Artikel Ini Email Artikel Ini

Apakah Ini Termasuk Tanda-tanda Penyakit Jantung?

August 2, 2009 Oleh  
Artikel masuk kategori Kesehatan

saya sering merasa nyeri dan sakit dari bagian dada sebelah kiri hingga ke bagian perut kiri atas, terkadang juga ditengah-tengah perbatasan antara perut bagian atas dengan dada. apakah ini bisa disebut bagian dari tanda-tanda penyakit jantung?

Cara Pesan dan Harga Tahitian Noni Juice

Pesan

18 Pesan to “Apakah Ini Termasuk Tanda-tanda Penyakit Jantung?”

  1. Law on August 2nd, 2009 18:14

    Apakah Penyakit Jantung Itu?
    Penyakit jantung adalah penyakit yang mengganggu sistem pembuluh darah atau lebih tepatnya menyerang jantung dan urat-urat darah, beberapa contoh pentakit jantung seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, tekanan darah tinggi, stroke, sakit di dada (biasa disebut “angina”) dan penyakit jantung rematik.
    Penyakit jantung koroner merupakan yang paling tertinggi yang di derita orang-orang. Penyakit ini menyerang pembuluh darah dan dapat menyebabkan serangan jantung. Serangan jantung dikarenakan pembuluh arteri yang tersumbat, yang menghambat penyaluran oksigen dan nutrisi ke jantung. Stroke disebabkan oleh kurangnya aliran darah yang mengalir ke otak, atau terkadang menyebabkan pendarahan di otak.
    Namun tidak semua penyakit jantung disebabakan oleh terserangnya pembuluh darah, berikut ini adalah beberapa gangguan lain pada jantung :
    * Abnormal Heart Rhythms
    Normalnya jantung berdetak 60 sampai 100 kali tiap menit (atau sekiar 100 ribu kali setiap harinya). Jantung yang bedetak tidak normal biasanya disebut arryhytmia (sering juga disebut dysrhythmia). Jantung yang berdetak terlalu lambat (dibawah 60 kali per menit) disebut bradyarrhythmias. Sedankan yang berdetak di atas 100 per menit disebut tachyarrhytmias.
    * Heart Failure
    Atau gagal jantung merupakan yang paling menakutkan. Bukan berarti jantung tidak dapat bekerja sama sekali, hanya saja jantung tidak berdetak sebagaimana mestinya
    * Heart Valve Disease
    Rusaknya katup jantung. Katup jantung terdapat pada setiap bilik jantung (jantung kita memiliki 4 buah bilik) yang berfungsi mengatur aliran darah searah menuju jantung.
    * Congenitas Heart Disease
    Atau biasa disebut kelainan pada jantung. Menyerang 8 sampai 10 anak dari tiap 1000 kelahiran. Gejala awal biasanya terldeteksi saat kelahiran atau pada masa kanak-kanak. Di Amerika sekitar 500 ribu orang mengalami kelainan jantung pada masa pertumbuhannya dan bertambah sektar 20 ribu orangtiap tahunnya.
    * Cardiomyopathies
    Menyerang pada otot jantung itu sendiri. Orang -orang yang terserang penyakit ini biasanya mengalamai pembesaran, pengecilan jantung secara tidak normal dan atau bahkan menjadi kaku. Menyebabkan jantung memompa secara tidak normal (menjadi lebih lemah). Tanpa penanganan yang baik cardiomyopathies akan menyebabakan penyakit yang lebih buruk seperti gagal jantung atau menyebabkan jantung berdetak tidak normal.
    * Pericarditis
    Adalah radang yang mengelilingi lapisan jantung. Jarang terjadi, biasanya disebabkan oleh infeksi.
    Ada banyak faktor yang menyebabkab kerentanan terhadap penyakit jantung. Faktor utama adalah masalah gaya hidup yang menyebabkan seolah membangun penyakit di dalam tubuh. Tapi ada beberapa faktor yang memang tidak dapat diubah, seperti bertambahnya umur atau faktor keturunan.

  2. Anonymous on August 3rd, 2009 01:11

    dilihat dulu riwayat kesehatan anda, apakah punya riwayat sakit paru2, tukak lambung, biasanya nyeri yg terasa menusuk di daerah perut kiri atas/ulu hati erat hubungannya dengan sakit lambung/gastritis biasanya disertai dengan mual dan pusing serta keringat dingin. sedangkan penyakit jantung biasanya memiliki ciri nyeri di dada tembus ke punggung(terutama di sekitar daerah skapula/tulang centong) dan manifestasi nyerinya seperti pegal2 atau seperti membawa beban berat di pundak. semoga bermanfaat
    ^_^

  3. Anonymous on August 3rd, 2009 06:11

    Menentukan diagnosa sakit jantung didasarkan pada :
    1. Gejala / Keluhan : Nyeri Dada Kardiak
    2. EKG
    3. Treadmill Test
    4. Pemeriksaan Enzym Jantung
    Nyeri Dada Kardiak sifatnya khas :
    Nyeri dimulai dari substernal (daerah di dekat ulu hati), bisa menjalar ke dada kiri, lengan kiri, bahu dan leher.
    Rasa sakitnya : berat, seperti dihimpit dan ditimpa beban.
    Biasanya didahului oleh aktivitas fisik (berolahraga, mengangkat, dll).
    Lamanya bisa 5 – 30 menit, dengan istirahat, bisa hilang atau tidak (tergantung apakah sudah ada kerusakan pada otot jantung (MCI) ataukah hanya sumbatan (PJK/Angina).
    Bisa disertai keluhan penyerta seperti sesak nafas, keringat dingin.
    Ada kelompok tertentu dengan faktor resiko yang besar untuk sakit jantung diantaranya : pria, umur > 40 thn, ada riwayat penyakit gula, hipertensi, merokok, kolesterol tinggi.
    Jadi jika anda termasuk kelompok resiko tinggi, dan nyeri dada yang anda rasakan adalah nyeri dada kardiak yang khas, sebaiknya anda periksakan ke dokter.
    Dokter akan melakukan pemeriksaan selanjutnya yaitu EKG, Treadmill Test dan Enzym Jantung jika diperlukan.

  4. Anonymous on August 3rd, 2009 11:34

    Mengenali Gejala Jantung Koroner
    Gizi.net – Tak cuma nyeri dada. Penyakit jantung koroner juga memiliki gejala khas lainnya. Anda perlu mengenalinya. Jangan sepelekan nyeri dada! Apalagi jika nyeri itu Anda rasakan di bagian tengah dada dan menjalar ke lengan kiri atau leher, bahkan menembus ke punggung. Perlu Anda tahu, nyeri dada merupakan keluhan yang paling sering dirasakan oleh penderita penyakit jantung koroner (PJK).
    Seperti dikatakan dokter Yoga Yuniadi SpJp, spesialis jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara, nyeri dada yang disebut juga angina pectoris bukanlah satu-satunya gejala PJK. Penyakit mematikan ditandai pula oleh penjalaran nyeri hingga ke lengan kiri, leher, bahkan menembus ke punggung. ”Nyeri dada khas PJK timbul hanya ketika melakukan aktivitas fisik dan akan berkurang jika istirahat,” lanjut Yogi.
    Itu sebabnya, orang seringkali mengabaikan nyeri ini karena dianggap hanya gejala sakit biasa. Padahal, jika tak segera ditindaklanjuti, gejala ini akan memicu serangan jantung tiba-tiba (infark miokard akut) dan dapat menimbulkan kematian. Selain gejala-gejala di atas, dapat pula timbul gejala penyerta seperti keluar keringat dingin dan munculnya rasa mual. Sayangnya, pemahaman masyarakat terhadap PJK masih kurang. Data menunjukkan, sekitar 50 persen kasus meninggalnya penderita penyakit jantung disebabkan oleh kurang pahamnya si penderita dan orang-orang terdekatnya terhadap penyakit ini sehingga penderita tidak sempat dibawa ke rumah sakit.
    Saat ini, PJK merupakan salah satu penyebab utama kematian. Di Indonesia, jumlah penderitanya pun terus bertambah. Salah satu sebabnya, adalah telah terjadi perubahan pola hidup, terutama konsumsi makanan yang cenderung kurang sehat. Selain itu, tekanan lingkungan kerja yang menyebabkan stres berkepanjangan juga meningkatkan risiko munculnya PJK.
    Apa itu PJK
    PJK adalah penyempitan atau tersumbatnya pembuluh darah arteri jantung yang disebut pembuluh darah koroner. Sebagaimana halnya organ tubuh lain, jantung pun memerlukan zat makanan dan oksigen agar dapat memompa darah ke seluruh tubuh. Pasokan zat makanan dan darah ini harus selalu lancar karena jantung bekerja keras tanpa henti. Pembuluh darah koroner lah yang memiliki tugas untuk memasok darah ke jantung. Tentu saja, jantung akan bekerja baik jika terdapat keseimbangan antara pasokan dan pengeluaran. ”Jika pembuluh darah koroner tersumbat atau menyempit, maka pasokan darah ke jantung pun akan berkurang.
    Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan antara kebutuhan dan pasokan zat makanan dan oksigen,” jelas Yoga, alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) 1989. Menurutnya, makin besar prosentase penyempitan pembuluh koroner, makin berkurang aliran darah ke jantung. Akibatnya, timbullah nyeri dada.
    Ada beberapa hal yang menjadi faktor risiko PJK. Hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes mellitus, merokok, kurangnya aktivitas fisik, dan dislipidemia adalah faktor risiko yang dapat diubah (modifiable). Artinya, Anda dapat melakukan tindakan-tindakan untuk mencegah timbulnya faktor-faktor risiko di atas agar terhindar dari PJK.
    Karena itu, bila Anda menderita hipertensi, dianjurkan untuk menurunkan tekanan darah sampai pada tingkat yang aman. Hindari pula makanan yang banyak mengandung kolesterol. ”Periksakan kadar kolesterol Anda secara rutin dan capailah target kadar kolesterol darah yang sehat.” Jangan lupa pula, olahraga yang teratur dan terukur. Dalam hal ini, yang paling dianjurkan adalah olahraga yang bersifat aerobik.
    Di samping faktor risiko yang dapat diubah, ada pula faktor risiko yang tidak dapat diubah (inmodifiable). Termasuk dalam faktor risiko yang tak dapat diubah adalah jenis kelamin pria, usia (di atas 40 tahun), dan riwayat keluarga dengan PJK. Walau begitu, bukan berarti wanita terbebas sepenuhnya dari risiko PJK. ”Di Amerika, kematian mendadak akibat PJK justru sebagian besar terjadi pada wanita,” kata Yoga. Pada usia muda, memang lebih sedikit wanita yang terkena PJK. Namun, pada wanita yang berusia 65 tahun lebih atau wanita di usia menopause, besarnya risiko untuk terkena PJK sama dengan pria. Risiko PJK yang lebih tinggi akan dialami pula oleh wanita yang berusia di atas 35 tahun dengan kebiasaan merokok.
    Makin dini, makin baik
    Secara umum, spektrum PJK dibagi menjadi dua yaitu spektrum stabil dan tidak stabil (kegawatan). Pada spektrum stabil, kata Yoga, gejala baru timbul ketika terjadi peningkatan aktivitas. ”Ini dapat dicegah dengan melakukan perubahan gaya hidup. Berhenti merokok misalnya atau rajin berolahraga.” Terhadap penderita PJK pada spektrum stabil ini biasanya diberikan obat.
    Pada penderita PJK spektrum tidak stabil, nyeri dada muncul bahkan pada saat beristirahat. Nyerinya pun dapat terjadi selama 15 menit, dan nyeri itu biasanya tetap terasa meski telah diberi obat. Menurut ayah tiga anak ini, yang perlu dilakukan saat seseorang terkena serangan jantung adalah segera hentikan aktivitas, dibaringkan, ditenangkan, dan dilonggarkan pakaiannya. Untuk menyelamatkan penderita jantung, kata Yogi, segera bawa ke rumah sakit agar dapat dilakukan upaya pembukaan kembali sumbatan arteri koroner yang terjadi (reperfusi). ”Ingat, time is muscle. Artinya, makin dini penanganannya, makin banyak otot jantung yang bisa diselamatkan.”
    Reperfusi dapat dilakukan dengan menggunakan obat tromboliosis atau penghancur gumpalan darah atau memakai cara mekanis yaitu dengan intervensi kateterisasi jantung yang disebut Percutaneous Ballon Angioplasty (PTCA) melalui peniupan (balloning) atau pemasangan penyangga (stent). Selain itu, dapat pula dilakukan operasi by pass atau Coronary Artery Bypass Grafting (CABG) dengan memasang pembuluh darah pintas (bypass grafting) pada pembuluh koroner jantung yang sempit atau tersumbat (baca boks). CABG merupakan merupakan bedah jantung koroner yang prosesnya lebih cepat. Bahkan, beberapa pasien dapat dibangunkan di kamar operasi.
    kurang lebih seperti itu,,,,,,,,
    moga bermanfaat…
    coba priksa ya,,,
    untuk lebih lengkap kamu telusuri lagi aja lewat google
    dengan “gejala jantung”
    aku cuma nyari pahala bukan poin,,,,,
    coz bapak aku juga punya penyakit jantung,,,
    kamu juga bisa dapetin menu makanan sehat untuk jantung….

  5. Anonymous on August 3rd, 2009 17:39

    Aduh Puspita, kamu ga bisa tanyain di sini. Itu sangat serius. Kamu harus segera ke dokter spesialis penyakit dalam untuk memastikannya. Jangan tanya sembarang orang

  6. hartono h on August 4th, 2009 00:07

    saudara puspita, kemungkinan itu bisa penyakit jantung. apa lagi ditambah dengan gejala terengah-engah saat mendorong mobil atau mengangkat beban. bisa juga penyakit lambung, radang pankreas atau limpa. kalau kurang yakin pergi ke dokter supaya di periksa lebih lanjut
    .

  7. tiya on August 31st, 2009 12:47

    aku s’org cwe yang berusia 20 th. aku sering ngerasain sakit di ulu hati, mual kadangs ampe muntah. aku jg sering gemeteran dan pusing-pusing mata terasa tegang jika dipakai untuk melihat terlalu lama. dan yang sering terjadi aku sering keluar keringat dingin jika hatiku gelisah atau memikirkan masalh yang agak berat. kadang kalo aku habis duduk lalu bangun tiba tiba rasanya deg-degan dan mau jatuh. kira-kira apakah keluhan yang saya rasakan ini tanda-tanda lemah jantung ataukan penyakit yang lain. terimakasih.

  8. galuh on December 29th, 2009 09:23

    sy mau bertanya..sy wanita usia 21th,pada bagian kuku pada jari kaki dan tangan saya setruktur nya tidak rata atau sedikit bergelombang apakah itu termasuk gejala dari penyakit jantung.trmakasih.

  9. ayu on November 9th, 2010 13:58

    Saya wanita usia 26th,saya punya keluhan dada saya selalu sakit dan terasa panas sampe kebelang punggung,napas terasa sesak,awalnya saya punya penyakit bronitis,klo bernapas terasa terhambat ga lancar harus tarik napas yg dalam,trus klo telat makan badan tersa gemetaran dan dada sakit,apakah ini tandanya penyakit jantung???
    makasih..

  10. joko Saputra on February 11th, 2011 17:49

    Saya pria 30th, saya mo tnya? Saya sering berdebar – debar ketika sedang Sholat atau sedang Ngaji. Perasaan saya tidak enak dan akan keluar keringat dingin.Apakah keluhan tersebut ada sangkut pautnya ma tanda2 sakit jantung?

  11. puput on February 16th, 2011 13:34

    jika kuku saya sudah membiru… apa yang harus saya Iakukan????

  12. cardozo on February 25th, 2011 20:28

    sakit lambung bisa menjalar ke organ lain ga ? seperti jantung, paru2 dll?

  13. anny on April 23rd, 2011 19:48

    saya wanita usia 23 thn. akhir2 ni dada saya slalu sakit, kadang ampe punggung, terasa di tusuk pedang, saya juga sering mual dan kalo telat makan sering pusing. kira2 ni gejala penyakit jantung tidak?
    makaci

  14. apriyani on May 10th, 2011 12:18

    apakah infeksi lambung bisa menjalan ke testis?
    dan apakah akhirnya testis itu harus diangkat?

  15. apriyani on May 10th, 2011 12:19

    apakah infeksi lambung bisa menjalar ke testis (buah zakar) yang mengakibatkan testis tersebut harus diangkat?

  16. Albert on January 15th, 2012 18:16

    maaf, mohon penjelasannya…
    saya terkadang kalau bangun dari jongkok, atau bangun dari tiduran,,
    debaran jantung terasa sekali,, bahkan seringkali jadi pelan dan perna saya kaget, karna ada hari dimana saya merasa detak jantung berhenti, dan penglihatan saya kabur, saya jatuh, tp masi sadar.
    semasa saya masi sadar, saya meringkuk, dan debaran itu ada lagi…
    mohon bimbingan kesehatannya…
    apakah itu lemah jantung, gejala serangan jantung?
    bagaimana penanggulangannya?

  17. Albert on January 15th, 2012 18:27

    maaf, mohon penjelasannya…
    saya terkadang kalau bangun dari jongkok, atau bangun dari tiduran,,
    debaran jantung terasa sekali,, bahkan seringkali jadi pelan dan pernah saya kaget, karna ada hari dimana saya merasa detak jantung berhenti, dan penglihatan saya kabur, saya jatuh, tp masi sadar.
    semasa saya masi sadar, saya meringkuk, dan debaran itu ada lagi…
    mohon bimbingan kesehatannya…
    apakah itu lemah jantung, gejala serangan jantung?
    bagaimana penanggulangannya?

    saya 25thn, pekerja pabrik tekstil. tinggi 168cm berat 61kg, setau saya orang tua saya tidak ada penyakit jantung.

  18. Desy on March 26th, 2012 22:18

    saya mau tanya usia saya 18th. Telapak Tanggan & kaki saya sering berkeringat, bangun tidru pas berdiri sering pusing tp sebentar aja, jantung sering berdebar-debar, dan di bagian dada sering nyeri. itu tanda-tanda gejala jantung ya?

Silahkan tinggalkan Pesan Anda...
, jika Anda ingin pesannya memiliki gambar, pakailah gravatar!





Perlu diingat bahwa informasi dalam situs ini tidak dimaksudkan dengan cara apapun sebagai pengganti saran medis dari profesional kesehatan. Semua isi di situs ini adalah untuk tujuan informasi saja.
Powered by Yahoo! Answers