Dapatkan BONUS ~ 1 Juta
Awas Hati-hati,.,.!!!?
October 23, 2009 Oleh tahitianonijuice
Artikel masuk kategori Kesehatan
Bener ga sich bahwa ciuman itu bisa menyebabkan kanker,.,.???
October 23, 2009 Oleh tahitianonijuice
Artikel masuk kategori Kesehatan
Bener ga sich bahwa ciuman itu bisa menyebabkan kanker,.,.???
27 Pesan to “Awas Hati-hati,.,.!!!?”
Silahkan tinggalkan Pesan Anda...
, jika Anda ingin pesannya memiliki gambar, pakailah gravatar!
Lihat video koleksi saya di Dr -Solomon | Tahitian Noni Juice
Koleksi video favorit kamu dan buat gallery seperti ini di Agree With Me
Mungkin saja, karena penyebab kanker masih simpang siur, bisa saja air liur yg berpindah dari mulut kemulut dari seorang perokok, membawa zat nikotin dll.
Untuk jelasnya, klik alamat dibawah ini :http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia…
Dalam mulut juga terdapat bakteri Gram negatif yaitu :
Branhamella catarrhalis, Neisseriaperiava dan Neisseria sicca.
Bakteri Gram positif, yaitu :
Streptococcus mitis, Streptococcus salivarius dan Streptococcus sanguis.
Dilaporkan bahwa tiga spesies bakteri Gram negatif yaitu :
Branhamella catarrhalis, Neisseriaperiava dan Neisseria sicca lebih rentan terhadap asap rokok daripada tiga spesies bakteri Gram positif, yaitu Streptococcus mitis, Streptococcus salivarius dan Streptococcus sanguis.
@ Salam.
gakkkkkkkkkkkkk msk akal buanget d………….
SANGAT BENAR! DAN KASUS ITU PERNAH TERJADI DI CHINA.
BUKAN HANYA KANGKER. TAPI MENYEBABKAN TULI.
GENDANG TELINGA PECAH, AKIBAT CIUMAN YANG BERLEBIH2HAN DENGAN NAFSU YANG TAK TERKONTROL.
SANGAT SERIUS BUKAN?
ITU PENELITIAN YANG BARU2 INI MUNCUL DI BERBAGAI MEDIA.
ATAU KAMU BISA CARI INFORMASINYA DI GOOGLE
SELAMAT BERHATI2, DALAM MERENCANAKAN SESUATU HAL.
BEGITULAH KEHIDUPAN.
SETIAP GENERASI SELALU DI WARNAI DENGAN MUNCULNYA FENOMENA2 BARU.
SALAM SMILE!
wakakakakak.
Klo kmu ciuman ama orang yang mulutnya ada virusnya ya bisa kalik.
Hampir semua yang sudah punya pasangan atawa menikah didunia ini pasti pernah ciuman, buktinya ngga semua orang kena kangkerkan. Klo gitu bisa2 semua orang pada kana kanker dong.
confused me….
Berciuman tak selamanya mengasyikkan. Jika pasangannya mengidap virus
glandular, bisa ketularan. Mematikan.
CIUMAN selalu menarik perhatian. Juga di Inggris. Dua pekan silam, kala
Lembaga Riset Kedokteran Universitas Edinburgh
mengumumkan akan melakukan studi mengenai penyakit ciuman, para pelajar
setempat menyambutnya dengan antusias.
Hanya tiga hari setelah dibuka pendaftaran, jumlah peminatnya mencapai 600
pelajar. “Mereka kelihatannya sangat mendukung dan ingin membantu masa
depan mereka,” ujar Profesor Dorothy Crawford dari Bagian Mikrobiologi
Kedokteran Universitas Edinburgh. Menurut ketua tim studi ini penelitian
tersebut bakal menghabiskan dana 700.000 atau sekitar Rp 9,87 milyar.
Ketertarikan itu, mungkin, disebabkan para responden tersebut boleh
berciuman dengan pasangan masing-masing. Namun, sebelum berciuman, mereka
harus mengisi kuesioner mengenai nama pasangan,
frekuensi berciuman, gaya serta hidup responden dan pasangannya. Mereka juga
diminta memberikan sampel darah.
Penelitian Crawford dan koleganya ini dimaksudkan untuk mengungkapkan
parahnya demam glandular, pertanda penyakit berciuman yang banyak menimpa
remaja berusia 15-25 tahun. Di Amerika Serikat, misalnya, penyakit ini telah
menginfeksi 50 dari 100.000 remaja setiap tahun. Para remaja itu acap
berciuman untuk mengungkapkan rasa cinta pada pasangannya.
Demam glandular sebenarnya bukan virus baru. Pada 1964, penyakit yang
ditimbulkan oleh virus Epstein-Barr itu ditemukan M.A.
Epstein dan Y.M. Barr. Virus ini hidup di air liur penderita. Ia menular
lewat ciuman, tanpa harus berciuman secara “dalam” ala Prancis.
“Penularannya tak ada cara lain selain berciuman,” ujar Profesor Sardjito,
ahli virus pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Menurut Sardjito, virus itu sebenarnya sudah bisa menginfeksi seseorang
sejak berusia lima tahun. Boleh jadi, infeksi itu
muncul karena sejak kecil para bocah itu sering diciumi oleh orangtuanya
ataupun orang lain. Namun, pada
usia itu, virus Epstein-Barr hanya mendekam di tubuh tanpa menimbulkan
gejala demam ciuman.
Meski menular, sejauh ini penyakit ciuman masih dianggap tidak serius.
Gejalanya, antara lain, flu, demam, dan lemas. “Juga muncul
benjolan-benjolan kelenjar getah bening terutama di sekitar leher.
Maka, dokter menyebutnya sebagai demam glandular,” ujar Profesor Hendarto
Hendarmin, ahli penyakit telinga-hidung-tenggorokan di FK-UI.
Gejala itu pun cuma muncul selama dua-tiga pekan. Setelah itu, gejala
tersebut bakal hilang bila penderita beristirahat
cukup, menenggak obat penurun panas, dan banyak minum air. Kemudian, jika
kondisi penderita sudah prima, virus
Epstein ngumpet lagi.
Tidak berarti penyakit ini boleh diremehkan. Sebab, jika kondisi penderita
parah, maka akan timbul komplikasi yang tak boleh dipandang enteng.
Misalnya, radang jantung yang mematikan, radang selaput otak, hepatitis, dan
radang ginjal.
Profesor Nancy Raab-Traub, ahli imunologi pada Universitas North Carolina,
Amerika Serikat, juga menyebutkan bahwa virus Epstein-Barr berpotensi
menyebabkan kanker. Baik kanker mulut, kanker perut, maupun kanker limfoma
(kelenjar getah
bening).
Ini terjadi karena virus itu bisa masuk ke dalam darah dan menekan antibodi.
Dalam penelitiannya, Raab-Traub yang bekerja sama dengan sejumlah peneliti
dari Universitas Osaka, Jepang, membuktikan melalui dua tikus yang saling
ciuman. Seperti dikutip majalah Science, edisi 8 Oktober lalu, air liur
seekor tikus yang mengandung virus Epstein-Barr,setelah berciuman dengan
tikus sehat, membuat keduanya tertular virus itu.
Setelah tertular, ternyata kadar CD-40 di dalam darah tikus yang semula
sehat itu menurun drastis. CD-40 adalah molekul di
dalam sistem pertahanan tubuh yang berfungsi menangkal penyakit.
Kemudian, air liurnya memproduksi LMP1 (latent membrane protein-1), sejenis
protein yang menekan produksi
CD-40. Ujung-ujungnya, tikus tadi terkena kanker.
“Virus ini bisa merangsang organ tubuh yang terserang menjadi ganas,” kata
Traub. Yang mengkhawatirkan lagi, hingga kini belum ada vaksin pembasmi
demam glandular tersebut. Sejauh ini, obat penawarnya sekadar menangani
gejala-gejalanya. Ternyata, berciuman tak selamanya mengasyikkan.
Hallo din..
gak bener sayang…coba tanya Dr.Aly bener g? apalagi yg nyium aq…
pasti steril…hehehe
wah…….
ly ga tahu tuh……
sorry…….
enggak kali
katanya bisa bikin ketagihan ya
ngga tau tuh…. tp kalau penularan penyakit sich bisa lewat media air liur…
ciuman bisa menyebabkan nafsu… itu bener
Ah..masa sich…???
Memang ada ciuman yang nyebab’in kanker..?
Ngga bener tuh…!
eiiitttt tatut nich
setauku gak kog klw penyakit mulut bisa donx
ya…kalo itu bener berarti seluruh orang di USA ato di negara 2 peradaban eropa pada penyakitan kangker dong.
itukan cuma anti tesis agar manusia indonesia gak terpengaruh peradaban eropa..
lo aja pasti pernah ciumankan
ya gak lah..yang ada ciuman itu bisa buat gairah
yang bener sih bisa…. bisa bikin ketagihan heheheheheheh
gw pernah baca di majalah,katanya ciuman itu bisa menyebabkan suatu penyakit yang gw lupa namanya…
Cukup berbahaya…
Tapi kalau masalah kanker,gag tau jg ya…
masa sih… jgn nakut2in dong…
Masa iya sih….aku baru pernah denger nih…
ky’y ga’ dech..!!!
yg bikin kanker tu…
ska jalan,
shooping,
makan,
nongkrong,
traktir temen,
segitu ja dulu yaw….
Benar sekali !!! Namanya kanker bibir !
Cara menghindarinya :
1. Jgn ciuman di dalam toilet
2. Jgn ciuman sebelum gosok gigi (kedua-duanya)
3. Jgn ciuman sama org yg mulutnya bau
4. Jgn ciuman di tempat umum
5. Jgn ciuman kalo ga direstui ortu
6. Jgn ciuman sebelum 18 tahun
7. Jgn ciuman dengan binatang apalagi binatang buas !
Semoga selamat
Ada beberapa penyakit yang bisa ditularkan melalui ciuman, tapi kanker TIDAK menular melalui ciuman. Tapi tergantung juga kamu nyium bagian tubuh yg mana dulu, penjelasan aku dengan asumsi kamu sebatas cium bibir pasangan.
Penyakit cuma bisa menular klo orang yg kamu cium lagi sakit. Contoh: klo si dia lagi pilek/flu trus kamu cium bibir bisa aja ketularan kan…
Kanker disebabkan karena mutasi sel dalam tubuh seseorang. Kanker bukan penyakit menular, tapi ada beberapa kanker yang disebabkan oleh virus (contoh: kanker rahim).
Jadi kalo masih cipika-cipiki, cium dahi, cium bibir atau deep kissing ngga bakal kena kanker.
bener sekali kalau salah cium- Kanker – Kantong Kering
giiiiiilllllllaaaaaaaaaaaaaa
mana mungkin ciuman bsa bikin kanker yang bener ja lhoooooo
…….GAk Atuch…
lebih lanjut lagi segera tanya dr.boyke
hehe…
Tergantung.
nggak deh kayakna…
selama ini sih belum ada tuh penemuan yg bilang getu
gilaaaaa…
gag mungkin!!! mnurut Q.. gag add hubungan ny lah..