TAHITIAN NONI®,Morinda®,Tahiti Dream™,dan Tahiti Trim™ Plan 40™,Success Path™,tell The Story™,TePoema™,Moea™,Equine Essential™ adalah merek dagang Tahitian Noni International,Inc.

Tanaman Noni memiliki 80 spesies. Hasil riset Dr. Scott Gerson menunjukkan bahwa spesies Morinda citrifolia yang baik dikonsumsi dari jenis Morinda citrifolia L yang tumbuh di kepulauan French Polinesia memiliki 20% nutrisi lebih tinggi di banding jenis lain yang tumbuh di daerah manapun.
Email Artikel Ini Email Artikel Ini

Bagaimana Menghindari Penyakit Jantung Secara Dini?

August 7, 2009 Oleh  
Artikel masuk kategori Kesehatan

Faktor-Faktor Risiko Penyakit Jantung & Stroke
Ada berbagai macam penyakit jantung, namun penyakit jantung yang umumnya ditakuti adalah jantung koroner karena menyerang pada usia produktif dan dapat menyebabkan serangan jantung hingga kematian mendadak. Penyebab penyakit jantung koroner adalah adanya penyempitan dan penyumbatan pembuluh arteri koroner.
Penyempitan dan penyumbatan pembuluh arteri koroner disebabkan oleh penumpukan dari zat-zat lemak (kolesterol, trigliserida) yang makin lama makin banyak dan menumpuk di bawah lapisan terdalam (endotelium) dari dinding pembuluh nadi. Hal ini mengurangi atau menghentikan aliran darah ke otot jantung sehingga mengganggu kerja jantung sebagai pemompa darah. Efek dominan dari jantung koroner adalah kehilangan oksigen dan nutrient ke jantung karena aliran darah ke jantung berkurang. Pembentukan plak lemak dalam arteri akan mempengaruhi pembentukan bekuan darah yang akan mendorong terjadinya serangan jantung.
Ada empat faktor utama penyebab penyakit jantung, yaitu :
1. merokok terlalu berlebihan selama bertahun-tahun
2. kadar lemak darah (kolesterol) yang tinggi
3. tekanan darah tinggi
4. penyakit kencing manis
Seperti halnya penyakit jantung, stroke juga erat kaitannya dengan gangguan pembuluh darah. Stroke terjadi karena ada gangguan aliran darah ke bagian otak. Bila ada daerah otak yang kekurangan suplai darah secara tiba-tiba dan penderitanya mengalami gangguan persarafan sesuai daerah otak yang terkena. Bentuknya dapat berupa lumpuh sebelah (hemiplegia), berkurangnya kekuatan sebelah anggota tubuh (hemiparesis), gangguan bicara, gangguan rasa (sensasi) di kulit sebelah wajah, lengan atau tungkai.
Faktor-faktor risiko untuk terjadinya stroke mempunyai kesamaan dengan faktor risiko penyakit jantung, yaitu :
* Merokok
* Hipertensi
* Kadar lemak darah tinggi
* Diabetes mellitus
* Gangguan pembuluh darah/jantung
* Tingginya jumlah sel darah merah
* Kegemukan (obesitas)
* Kurang aktifitas fisik/olah raga
* Minuman alcohol
* Penyalahgunaan obat (Narkoba)
Mencegah Penyakit Jantung dan Stroke dengan Pola Hidup Sehat
Upaya pencegahan untuk menghindari penyakit jantung dan stroke dimulai dengan memperbaiki gaya hidup dan mengendalikan faktor risiko sehingga mengurangi peluang terkena penyakit tersebut.
Untuk pencegahan penyakit jantung & stroke hindari obesitas/kegemukan dan kolesterol tinggi. Mulailah dengan mengkonsumsi lebih banyak sayuran, buah-buahan, padi-padian, makanan berserat lainnya dan ikan. Kurangi daging, makanan kecil (cemilan), dan makanan yang berkalori tinggi dan banyak mengandung lemak jenuh lainnya. Makanan yang banyak mengandung kolesterol tertimbun dalam dinding pembuluh darah dan menyebabkan aterosklerosis yang menjadi pemicu penyakit jantung dan stroke.
Berhenti merokok merupakan target yang harus dicapai, juga hindari asap rokok dari lingkungan. Merokok menyebabkan elastisitas pembuluh darah berkurang, sehingga meningkatkan pengerasan pembuluh darah arteri, dan meningkatkan faktor pembekuan darah yang memicu penyakit jantung dan stroke. Perokok mempunyai peluang terkena stroke dan jantung koroner sekitar dua kali lipat lebih tinggi dibanding dengan bukan perokok.
Kurangi minum alkohol. Makin banyak konsumsi alkohol maka kemungkinan stroke terutama jenis hemoragik makin tinggi. Alkohol dapat menaikan tekanan darah, memperlemah jantung, mengentalkan darah dan menyebabkan kejang arteri.
Lakukan Olahraga/aktivitas fisik. Olahraga dapat membantu mengurangi bobot badan, mengendalikan kadar kolesterol, dan menurunkan tekanan darah yang merupakan faktor risiko lain terkena jantung dan stroke
Kendalikan tekanan darah tinggi dan kadar gula darah. Hipertensi merupakan faktor utama terkena stroke dan juga penyakit jantung koroner. Diabetes juga meningkatkan risiko stroke 1,5-4 kali lipat, terutama apabila gula darahnya tidak terkendali.
Hindari penggunaan obat-obat terlarang seperti heroin, kokain, amfetamin, karena obat-obatan narkoba tersebut dapat meningkatkan risiko stroke 7 kali lipat dibanding dengan yang bukan pengguna narkoba.
Mencegah Penyakit Jantung dan Stroke dengan Tumbuhan Obat
Beberapa jenis tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mencegah penyakit jantung dan stroke mempunyai efek melancarkan sirkulasi darah dan sebagai antikoagulan yaitu mencegah penggumpalan darah, karena penyakit jantung dan stroke penyebab utamanya adalah gangguan pada pembuluh darah.
Beberapa jenis tumbuhan Obat dan bahan alami yang dapat digunakan untuk mencegah dan mengatasi Penyakit Jantung dan Stroke antara lain :
1. DAUN DEWA (Gynura segetum)
Efek farmakologis : sebagai anticoagulant, mencairkan bekuan darah, melancarkan sirkulasi darah dan membersihkan racun.
Bagian yang dipakai adalah daun dan umbinya. Dosis yang dianjurkan yaitu 15-30 gram daun segar dan 6-10 gram umbinya.
2. Mengkudu (Morinda citrifolia)
Khasiat ; menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol dan kadar gula darah tinggi. Khasiat tersebut dapat mencegah risiko terkena penyakit jantung dan stroke. Dosis : 2-3 buah yang matang
3. BAWANG PUTIH (Allium sativum)
Efek : melancarkan sirkulasi darah, antikoagulan (mencegah pembekuan darah), menurunkan kolesterol darah, menurunkan kadar gula darah, menurunkan tekanan darah tinggi dan menambah sistem kekebalan.
4. BAWANG BOMBAY (Allium cepa)
Berkhasiat mencegah pengumpalan darah, menurunkan kadar lemak darah, menurunkan kadar gula darah dan menurunkan tekanan darah.
5. Jamur Kuping hitam (Auricularia auricula)
Khasiat/efek : Mencegah stroke dan pendarahan otak, baik untuk jantung dan pembuluh darah.
6. Rumput laut (Laminaria japonica)
Khasiat : mencegah penyempitan pembuluh darah, menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi.
7. Terung Ungu (Solanum melongena L.)
Khasiat : mencegah aterosklerosis (penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah), mencegah meningkatnya kolesterol darah, menurunkan ketegangan saraf.
8. Jantung pisang
Khasiat : Mencegah stroke dan pendarahan otak, baik untuk jantung dan pembuluh darah.
9. Bunga Mawar (Rosa chinensis)
Khasiat/efek : melancarkan sirkulasi darah, menetralkan racun. Dosis pemakaian: 3-10 g bunga kering
10. Siantan (Ixora stricta Roxb.)
Khasiat: mengecilkan bekuan darah, menurunkan tekanan darah. Dosis pemakaian : 10-15 g bunga

Cara Pesan dan Harga Tahitian Noni Juice

Pesan

8 Pesan to “Bagaimana Menghindari Penyakit Jantung Secara Dini?”

  1. Law on August 7th, 2009 00:31

    Penyakit jantung sebenarnya asal mulanya dari peredaran darah yang tidak lancar akibat dari polusi makanan, polusi udara, dan stress yang mengakibatkan adanya endapan atau plak didalam arteri, logam2 berat , radikal bebas yang tidak dapat dikeluarkan dari dalam tubuh, sehingga aliran oksigen tidak lancar didalam peredaran darah karena adanya sumbatan2 tadi. Sebenarnya gampang sekali pak ada makanan regenerasi sel yang dpt membersihkan jaringan tubuh, melarutkan endapan-endapan arthritic, menghancurkan plak di dalam arteri, dan membuang logam2 berat, bahkan lemak yang berlebihan. Ini saya tidak promosi ini kenyataan yang sudah dikonsumsi oleh keluarga saya selama 10 tahun. Jadi untuk menghindari penyakit jantung kita harus membersihkan tubuh dari dalam setiap hari. sama halnya dengan badan, kita membersihkan tubuh dari luar setiap hari dengan cara mandi, tentunya kita juga harus membuang kotoran yang ada dalam tubuh setiap hari melalui makanan regenerasi ini.
    mribka25@yahoo.com

  2. Ika on August 7th, 2009 06:25

    1. Rutin berolah raga pagi.
    2. Hindari mengkonsumsi Alcohol dan merokok.
    3. Hindari makanan yang banyak mengandung lemak/berminyak.
    4. Perbanyak mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan dan banyak meminum air putih.
    Semoga cara singkat tersebut dapat menghindarkan anda dari resiko penyakit jantung.
    Disamping itu, ada juga penyakit jantung yang diturunkan secara turunan < turun-temurun> sehingga pola kehidupan diatas sangat dianjurkan untuk diikuti secara ketat.

  3. Donkro on August 7th, 2009 12:42

    Penyakit Jantung dan pembuluh darah saat ini menduduki urutan pertama penyebab kematian di Indonesia. Dari seluruh kematian hampir 25% disebabkan oleh gangguan kelainan jantung dan pembuluh darah.
    Upaya dalam rangka paradigma sehat kardioveskular dapat digambarkan sebagai berikut, lihat tabel :
    1. Tidak merokok menganjurkan Orang lain agar tidak merokok
    Berhenti merokok seterusnya
    2. Konsumsi Makanan Makanan sehat Gizi seimbang memeriksa kadar kolesterol dan gula darah Bila ada dislipidemia melakukan diet. Dan kalau perlu dengan obat untuk mencapai sasaran kadar-kadar kolesterol yang dianjurkan
    Memeriksa kadar lipid secara teratur
    Bila ada diabetes melakukan diet dan olah raga yang dianjurkan memeriksa kadar gula darah dan fungsi ginjal secara teratur.
    3. Tekanan Darah Memeriksa tekanan darah sebelum usia kerja dan sebelum usia 40 tahun Bila ada hipertensi, memeriksa tekanan darah teratur dan menjalani pengobatan
    4. Berat Badan Memelihara berat badan ideal Memelihara berat badan ideal
    5. Aktifitas fisik dan
    Olah raga Hidup sehari-hari yang aktif, jalan setiap hari ( daily walk) Hidup sehari-hari yang aktif dan olah raga teratur sesuai anjuran.
    6. Relaksasi Hindari hidup stres dan selalu ada kegiatan relaksasi dan tidur yang cukup Hindari hidup stres dan selalu ada kegiatan relaksasi dan tidur yang cukup
    Upaya ini dicakup dalam slogan Panca upaya jantung kesehatan jantung yang dicanangkan oleh Yayasan Jantung Indonesia sejak tahun ini , yaitu “SEHAT” yang merupakan singkatan dari Seimbang gizi, Enyahkan rokok, Hindari Stress, Atasi tekanan darah tinggi, Teratur berolah raga
    “Apabila kita ingin mendeteksi penyakit jantung koroner (PJK) pada stadium yang sangat dini sekali (artinya belum ada penyempitan ) sampai saat ini belum ada petanda Marker yang bisa bener-bener menunjukan bahwa seseorang sudah menderita stadium awal sekali dari PJK . Kateterisasi jantung, yaitu memasukan pipa lentur kedalam jantung untuk memotret pembuluh darah itu, hanya dapat menunjukan bila sudah ada penyempitan, jadi ini bukan deteksi dini.
    Pemeriksaaan ini biayanya mahal dan mempunyai resiko kematian meskipun kecil” Ujar santoso. Pemeriksaan uji latih jantung (treadmill Test) Mampu mendeteksi pada 80% orang yang sudah mempunyai penyempitan pembuluh koroner bermakna, meskipun orang tersebut tidak mempunyai keluhan atau gejala sakit dada dalam keadaan biasa. “Jadi tes ini sebenarnya juga bukan deteksi dini, namun penting apabila kita mencurigai adanya PJK terutama pada usia 40 tahun keatas dan orang-orang yang mempunyai faktor resiko. Biaya pemeriksaan relatif murah.” Tuturnya lagi.
    Pemeriksaan skening ultrafast bisa menunjukan adanya plak pengapuran sebesar 2 mm di pembuluh darah, namun lagi-lagi ini bukan petanda yang dini sekali. Pemeriksaan ini juyga relatif mahal meskipun bahayanya praktis tidak ada.
    Oleh karena itu, kata Santoso, sebenarnya yang penting adalah mendeteksi ada tidaknya faktor resiko pada seseorang jauh sebelum terjadi kelainan di pembuluh darah. Faktor resiko yang dengan mudah dan relatif sangat murah di periksa adalah : riwayat keluarga yang menderita penyakit jantung atau stroke, tekanan darah tinggi , merokok, berat badan berlebih (gemuk), kelebihan kolesterol (dislipidemia), kencing manis (diabetes militus).
    Orang yang mempunyai orang tua kandung atau saudara kandung yang meniggal tiba-tiba, atau mengalami serangan jantung atau stroke pada usia muda dibawah 60 tahun hanrus lebih tanggap. Ia harus mengusahakan agar jangan ada faktor-faktor resiko lain pada dirinya. ia harus sejak dini mengusahakan gaya hidup sehat (tidak merokok, rajin olah raga, makan-makanan sehat-seimbang dll ).
    Tekanan darah tinggi dapat di deteksi dengan memeriksakan tekanan darah, pertama kali pada usia remaja, kemudian sebelum memasuki lapangan kerja , dan kalau normal, sekurang-kurannya di ulangi pada usia 40 tahun.
    Berat badan dapat di periksa sejak dini, dan bila ada kegemukan (kelebihan berat badan ) segera mengusahakan menurunkannya dengan diet dan olah raga.
    Kadar kolesterol perlu diperiksa pada masa kanak-kanak dan usia remaja , apabila di dalam riwayat keluarga ada faktor keturunan yang kuat , misalnya kakek sakit jantung atau stroke, ayah atau ibu juga menderita sakit jantung atau stroke.
    Kadar gula darah, juga pada prinsipnya harus di deteksi pada usia dini apabila ada riwayat kencing manis yang kuat di dalam keluarga kandung.
    Faktor resiko lain, seperti kadar fibrinogen, homosistein, kadar ipa, tidak begitu penting di periksa sejak dini, dan sampai saat ini belum diterima luas.

  4. whit3' yan4 on August 7th, 2009 18:21

    Yang umum itu, kurangi makan makanan yang berlemak dan jangan lupa olahraga yang teratur.

  5. hxmdxz on August 7th, 2009 21:43

    Pertama, rajin olah raga secara rutin. Minimal 2 kali seminggu @ 15 menit. Boleh lari pagi, jogging, skipping atau berenang. eh, senam pilates atau bersalsa-ria juga oke.
    Kedua, hindari makanan mengandung kolestrol tinggi. Katanya tubuh orang dewasa 1 hari hanya butuh minyak 1 sdt., gula pasir 2 sdt. Nah, hitung sendiri dua biang kolestrol tadi yang masuk ke tubuh setiap hari.
    Ketiga, jangan lupa asupan serat. Boleh dari sayur, dari buah atau dari sereal.
    Keempat, istirahat yang cukup. Orang dewasa minimal 5 jam sehari. Tidur malam hukumnya wajib. Jadi hindari urusan bergadang.
    Kelima, kontrol emosi. Kalau ada masalah sikapi dengan tenang. Caranya, ingat semua kejadian yang mampir pasti atas ijin Yang Di Atas. Ingat juga lagu, “esok kan, masih ada”
    plus kata-kata bijak, “Habis gelap, terbitlah terang…”

  6. Ath on August 7th, 2009 22:23

    penyakit yang mematikan ini sebnarnya bisa dicegah dengan olah raga yang teratur, jaga pola makan, konsumsi OMEGA 3 WITH ESTER E… ini akan melenturkan pembuluh darah dan mengikis flak dipembulh darah…. diskusi tentang penyakit dan keluhan anda kAmi tunggu email di tipsehat@yahoo.co.id atau 0813 1107 0879

  7. Muhamad I on August 8th, 2009 03:04

    Untuk menghindari penyakit jantung secara dini adalah…..
    1…. Rajin2 medical check up kalo bisa rutin tiap tahun tapi ini tegantung umur yah semakin anda berumur semakin sering anda melakuan check up terhadap jantung anda sendiri.
    2….. rajin2 lah olahraga minimal jalan kaki selama 30 menit 3 kali sehari setiap minggu.
    3…. Pola makan yang teratur alias perbanyak makan buah2an dan sayur2an…. kurangin makanan yang bersifat minyak alias gorengan dan kalo bisa di ganti dengan rebusan yang jauh lebih sehat dan memperpanjang umur anda…..
    4…. Konsumsi vit complex dan paling penting adalah Omega 3 boleh di konsumsi secara regular.
    5….. janganlah merokok dan pertahankan berat badan anda secara normal…..
    6….. Banyaklah berbuat kebaikan semoga anda berbahagia selalu dan tertawalah karena dengan anda tertawa anda akan terbebas segala penyakit…… alias banyak berbuat amal dan berdoa sama Tuhan…….
    Semoga bermaanfaat bagi kamu dan lain2nya

  8. Erris on August 8th, 2009 03:31

    Kuatkah kah anda tidak membeli makanan ringan, berpengawet,berpewarna,dsb…..! vetsin,MSG,dsb… itu menghindarkan penyakit jantung 50 %, jangan streess udah, itu aja…

Silahkan tinggalkan Pesan Anda...
, jika Anda ingin pesannya memiliki gambar, pakailah gravatar!





Perlu diingat bahwa informasi dalam situs ini tidak dimaksudkan dengan cara apapun sebagai pengganti saran medis dari profesional kesehatan. Semua isi di situs ini adalah untuk tujuan informasi saja.
Powered by Yahoo! Answers