Kanker Hati Primer
November 24, 2009 oleh tahitianonijuice
Artikel masuk kategori Testimonial
Kanker Hati – Berjuang Untuk Sembuh dari Kanker Hati Primer
Dokter mendiagnosa Bapak Mudjito Dibyo, 47 tahun, Surabaya mengidap kanker hati primer atau hepatoma (karsinoma hepatoseluler). Dokter semula mengatakan sangat kecil kemungkinan sembuh dari kanker hati primer ini. Namun dokter menjadi heran dengan hasil test laboratorium Bapak Mudjito Dibyo bulan Nopember 2009.
Hasil test SGOT/SGPT yang sebelumnya pada bulan Agustus 2009 masih 624/410, stelah mulai mengkonsumsi Tahitian Noni Juice sudah turun menjadi 76/16 pada bulan Oktober 2009 dan selanjutnya bulan Nopember sudah turun menjadi 39/11. Nilai-nilai SGOT/SGPT masih dalam ambang batas range normal (batas normal harus kurang dari 38/41). Sedangkan besaran tumor marker (sebagai penanda tumor) pada bulan Agustus 2009 turun dari 167 menjadi 23 di bulan Nopember 2009, masih di atas ambang batas normal 0-8.
Hasil test SGOT/SGPT terus menurun dan masuk dalam ambang batas. Besaran tumor marker terus munurun juga, walau harga tumor marker 23 masih menunjukkan kalau masih ada tumor. Namun demikian kondisi ini menujukkan kemajuan kesehatan luar biasa dari penderita kanker hati primer.
Hasil test Agustus 2009 di atas adalah sebelum konsumsi Tahitian Noni Juice (TNJ). Pada September 2009 mulai konsumsi TNJ dengan dosis 500 ml/hari, dan dari bulan Oktober – Nopember 2009 dosis sudah diturunkan menjadi 250 ml/hari.
Keitka tulisan ini dimuat. Bapak Mudjito masih terus mengkonsumsi Tahitian Noni Juice untuk terus menekan sisa tumor yang masih ada. Dukungan dan doa dari IPC dan rekan-rekan untuk Bapak Mudjito supaya bisa secara berangsur-angsur sembuh dari sakit kanker hati yang dialami.
Artikel Terkait
Penyakit Asma
March 30, 2009 oleh tahitianonijuice
Artikel masuk kategori Testimonial
Asma: Bebas Dari Inhaler
PENDERITA ASMA ternyata bisa bebas dari beban sesak nafasnya, tanpa ketergantungan pada obat hirup atau inhaler sama sekali. Begitulah yang dialami Julius Wiranata. Sebelum bertemu ‘obat ampuhnya’, beragam cara ditempuh, bahkan sampai berobat ke Singapura. Hasilnya sama, ia hanya diberi inhaler untuk mengurangi sesak saat asma kambuh.
Julius jadi begitu tergantung pada obat hidup itu, sampai selalu ia sediakan di ketiga mobilnya, plus satu di saku baju. Hingga akhirnya tahun 2000, secara tidak sengaja Julius bertemu Tahitian Noni Juice (TNJ) di Australia. Jus asal Tahiti itu merupakan kiriman saudaranya yang ada di hongkong, untuk puteranya yang tinggal di negeri Kanguru.
Tanpa tahu apa itu Tahitian Noni, iseng-iseng ia coba menghabiskan sebotol dalam seminggu. Sepulangnya ke Jakarta, setelah sebulan di Australia, sesak di dada hilang. “Padahal biasanya dalam sehari saya harus menghirup inhaler paling tidak lima kali.”, kata Julius.
Dua bulan kemudian baru Julius sadar dan mengetahui tentang TNJ, minuman yang membebaskannya dari asma. Sejak itu Julius pun bergabung dengan Tahitian Noni International via jaringan Hongkong. Sehat dan penuh berkat.
Penyakit Maag
March 29, 2009 oleh tahitianonijuice
Artikel masuk kategori Testimonial
Selamat Tinggal Maag
SAYA MENDERITA SAKIT MAAG sejak Agustus 1983. Pernah dirawat di rumah sakit selama satu bulan. Saya tidak bisa makan pedas. Bila makan sambal, langsung sakit perut. Kabar gembira, saya diperkenalkan Tahitian Noni Juice oleh seorang rekan. Hanya satu minggu mengkonsumsi Tahitian Noni Juice, itu perut terasa nyaman. Mulai bisa makan cabai. Tidur tambah nyenyak. Saya benar-benar sembuh setelah minum botol kedua. Saya ceritakan kepada kawan-kawan di Palembang tentang khasiat Tahitian Noni Juice, eh, enam botol langsung di pesan dalam dua hari. Terima kasih Noni. Sakit perut yang saya derita selama 23 tahun hilang, kondisi keuangan dari Tahitian Noni Juice juga semakin sehat.
Radang Otak
March 29, 2009 oleh tahitianonijuice
Artikel masuk kategori Testimonial
Radang Otak: Ingat di Botol Kedua
SAYA INGIN DINDA kembali seperti dulu. Itulah ungkapan Fardiah Kurniati, ibu dari Dinda Alfiana Firda. Dinda yang aktif, cerdas dan gigih belajar, mengalami radang otak yang fatal. Ia mengalami kemunduran perilaku. Perilakunya seperti anak kecil.
Berawal pada Januari 2006, dokter menyatakan Dinda mengalami epilepsi. Ia kerap kejang, terutama bila letih berat. Pulang dari tur sekolah ke Bali, penyakit Dinda kambuh. Ia kejang hebat tiga jam nonstop. Dinda langsung dilarikan ke rumah sakit dan dirawat di ICU selama 8 hari. Kejang hebat itulah yang merusak susunan syaraf di otaknya yang kemudian mengalami radang otak yang fatal: Dinda tak mengenali sekelilingnya, termasuk keluarganya. “Oh Tuhan, ingatan Dinda hilang.”, jerit hati Fardiah.
Dinda menderita Esovalitis (radang otak). Selama dua bulan Dinda dirawat di rumah sakit, Dinda tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Dokterr Haryo Pratikno yang menangani Dinda menyarankan agar mengkonsumsi Tahitian Noni Juice (TNJ) karena kandungannya mampu mengaktifkan kembali fungsi susunan sel syaraf yang lemah.
Sejak 14 oktober tahun lalu Dinda minum Tahitian Noni Juice sebanyak dua sendok makan, tiga kali sehari setelah mengkonsumsi obat dokter. Perubahan terjadi setelah Dinda mengkonsumsi botol kedua. Ia mulai bisa berjalan, berbicarapun sudah mulai lancar. Kenangan lamanya mulai terkuak. Keceriaan Dinda mulai terpancar kembali. Inikah jalan Tuhan untuk kesembuhan Dinda? Semoga saja, TNJ menjadi perpanjangan Tangan Tuhan untuk mengembalikan keceriaan dan kesehatan anakku.
Penyakit Lupus
March 29, 2009 oleh tahitianonijuice
Artikel masuk kategori Testimonial
Lupus: Imunitas Berhasil Dikembalikan
Dara manis bernama Ruthia Pasaribu, 21 Tahun, kini merasa plong dalam menjalani hidupnya. Bahkan jika harus beraktifitas selama 24 jam pun ia tidak akan keberatan, karena imunitas tubuhnya sudah kembali normal. Ia malah merasa lebih kuat dari sebelumnya.
Juli 2006 menjadi awal penderitaan Ruth, begitu ia dipanggil terhadap penyakit Lupus yang diderita. Mulanya tubuh Ruth timbul lebam. Lama kelamaan lebam tersebut semakin banyak dan terasa sakit. Anehnya lagi, Ruth merasa tubuhnya semakin lama semakin melemah. Padahal ia sudah memenuhi kebutuhan gizi, nutrisi dan lainnya untuk tubuh. “Jika saya beraktifitas selama 4 jam, saya harus menggantikan energi saya dengan tidur selama 3 hari,” cerita Ruth.
Medis mendiagnosa bahwa ini adalah gejala Lupus, penyakit yang menyerang imunitas tubuh. Satu satunya penakluk adalah steroid. Benar saja, dalam waktu 3 minggu, steroid mengembalikan vitalitas Ruth, sayangnya steroid berimbas pada kerapuhan pada tulang untuk jangka lama. “Obat itu adalah mesin pembunuh jangka panjang,” katanya.
Tak ingin memperparah kondisi dengan meminum steroid, Ruth memilih berbaring di rumah. Ia lalu mengalami depresi berat dengan kondisi tubuhnya. Derita Ruth membuat sang mama merasa miris akan kondisinya. Sampai akhirnya doa untuk kesembuhan putrinya terkabul dengan diperkenalkannya Ruth dengan Tahitian Noni Juice (TNJ).
Awalnya Ruth tidak mau karena harganya mahal dan ia pesimistis dengan hasilnya. Tapi melihat kondisi mamanya yang menderita sakit ginjal dan jantung bisa sembuh, Ruth mencoba meminumnya. Benar saja, dalam sebulan imunitas Ruth kembali seperti semula. Ia sudah bisa kembali beraktifitas. “Tuhan mengabulkan doa saya atas kesembuhan dan merayakan natal tahun ini bersama keluarga. Terima kasih TNJ.
Penyakit Ginjal
March 10, 2009 oleh tahitianonijuice
Artikel masuk kategori Testimonial
Kembalikan Fungsi Ginjal
Kartu mati sudah ditangan apabila seseorang sudah mengidap penyakit gagal ginjal. Mungkin anda tidak percaya dengan kisah berikut ini, tapi ini kejadian nyata adanya.
Rudi pria kelahiran Selat Panjang, Bengkalis-Riau ini memiliki pengalaman yang sangat memilukan. Vonis gagal ginjal kronis harus ia terima saat usianya masih sangat muda, saat tenaganya masih banyak untuk dikeluarkan demi keluarga dan masa depannya. Tapi apa mau dikata, Allah SWT berkehendak beda. “Langkah medis sudah saya jalani hingga kehabisan uang. Karena saya harus cuci darah setiap dua minggu sekali. Beruntung ada tetangga yang memberikan saya Tahitian Noni Juice. Katanya jus ini berkhasiat untuk kesehatan.”, ceritanya. Mukjijat Allah SWT menghampiri Rudi melalui Tahitian Noni Juice (TNJ).
Sebelum divonis gagal ginjal kronis oleh dokter. Rudi adalah pemuda yang gigih mendulang rezeki demi keluarga dan masa depannya. Ia pandai memanfaatkan waktu luangnya di tengah-tengah kesibukannya menuntut ilmu di perguruan tinggi dengan mengajar dan bekerja serabutan seperti mengojek bahkan menjadi marbot masjid. Semua ia jalani dengan sukacita tanpa beban.
Suatu ketika, Rudi merasakan demam dan panas yang tinggi, nafsu makannya pun berkurang. Ia pun memeriksakan diri ke rumah sakit. Rudi kaget mendengar vonis gagal ginjal kronis oleh pihak RSUD Pekanbaru kepadanya. “Saya berpikir bahwa biaya untuk kesembuhannya pasti akan banyak. Apalagi dokter sudah memvonis bahwa saya harus cuci darah setiap dua minggu sekali.”, ceritanya.
Mendengar Rudi mengalami penyakit yang menghawatirkan, Pak Sugiyanto yang telah mengenal dan merasakan manfaat TNJ bagi kesehatannya, merekomendasikan Rudi untuk mengonsumsi TNJ. “Awalnya saya ragu karena harga TNJ yang wah. Beruntung pak Sugiyanto memberikan keringanan dalam pembayaran TNJ. Saya bisa cicil.”, katanya. Alhamdulillaah TNJ menjadi solusi derita sakit Rudi. “Walau awalnya terasa sakit saat meminum pertama kali, namun efeknya sungguh di luar dugaan saya, keluarga, dan dokter yang menangani saya.”, katanya. Kini Rudi siap menghadapi hari-hari sibuknya tanpa keluhan. “Terima Kasih TNJ.”
Patah Tulang
March 6, 2009 oleh tahitianonijuice
Artikel masuk kategori Testimonial
Patah Tulang Di Pergelangan Tangan
Dr. Taufik, DOKTER SPESIALIS REHAB MEDIS ini melihat sendiri manfaat Tahitian Noni Juice . Istrinya mengalami patah tulang di pergelangan tangan kanannya. Mengikuti literatur yang dibacanya, Dr. Taufik melakukan perbaikan tulang (fiksasi) dengan spalk dan perban plus kompres, disertai konsumsi Tahitian Noni Juice.
Dalam empat minggu penyambungan tulang mulai menampakkan hasilnya. Setelah enam minggu tercapai 90% kesembuhan. Padahal bila lewat operasi, penyembuhan baru dimulai setelah tiga bulan. Pengalaman luar biasa ini kemudian dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkannya.
Kanker Rahim
March 5, 2009 oleh tahitianonijuice
Artikel masuk kategori Testimonial
Vonis Kanker Rahim Ganas: Berkat TNJ Tumor Hilang, Sakit Maag Ikut Lenyap
Puji Tuhan selalu saya panjatkan atas mukzijat yang ia berikan melalui Tahitian Noni Juice (TNJ). Berkat TNJ, kesembuhan saya telah mencapai kesempurnaan. Dua tahun yang lalu saya divonis hanya bisa bertahan hidup 3-5 tahun akibat kanker rahim yang ganas.
Pada operasi pertama, rahim saya diangkat. Tapi pasca operasi justru tidak membuat tubuh saya menjadi sehat, entah kenapa! Saya menjadi sulit berjalan, bahkan untuk memakai celana saja perut saya terasa sakit dan tidak nyaman.
Setelah enam bulan berjalan, saya kembali menjalani operasi untuk mengangkat tumor yang telah bersarang di ulu hati. Kali ini operasi berbuah positif. Badan terasa lebih enak. Tapi sayangnya, pendarahan hebat menjadi kompensasi operasi tahap kedua saya. Sejak saat itu rumah sakit menjadi langganan saya, karena dalam sebulan saya harus dirawat di rumah sakit 2-3 kali.
Hingga akhirnya, pada April lalu ada seorang teman yang menyarankan untuk mengonsumsi TNJ. Sebagai bagian dari usaha penyembuhan, menurut pendapat saya, tak ada salahnya untuk dicoba. Puji Tuhan, khasiat TNJ pada botol ketiga langsung saya rasakan. Pendarahan tingkat tinggi yang saya alami berangsur-angsur berkurang. Tak hanya itu, sakit maag tahunan yang saya idap pun ikut lenyap.
Yang membuat saya lebih takjub adalah sisa tumor yang masih melekat di ulu hati, secara berangsur-angsur mengering dan mengecil. Berkat Tahitian Noni Juice saya tidak lagi berlangganan rumah sakit.
Penyakit Batu Empedu
March 3, 2009 oleh tahitianonijuice
Artikel masuk kategori Testimonial
Penyakit Batu Empedu Hilang Tanpa Operasi
LUAR BIASA. Puji Tuhan atas segala berkat yang ia curahkan kepada saya. Tahitian Noni Juice (TNJ) menjadi perantara kesembuhan saya dari Tuhan. Batu yang ada di dalam empedu saya, bisa hilang tanpa harus operasi.
Kejadian ini berawal ketika saya memeriksakan kondisi kesehatan saya secara menyeluruh (general check up), di sebuah rumah sakit di Bali, Pebruari 2008 lalu. Ditemukan adanya batu empedu berdiameter 15mm.
Kekhawatiran batu tersebut bertambah besar terus menghantui pikiran saya. Anehnya tidak ada gejala penurunan kondisi fisik atau rasa sakit yang mendadak dalam diri saya. Sampai akhirnya pada Juni 2008, saya kembali menjalani re-check USG untuk memastikan keberadaan batu empedu. Saat diketahui batu itu masih ada, tim dokter menyarankan agar saya menjalani operasi pengangkatan empedu (batu dan kantongnya).
Pada 7 Juli 2008, saya kembali menemui tim dokter untuk berkonsultasi. Saat itu dokter bertanya apakah saya mengalami rasa sakit/nyeri, jika iya, maka sebaiknya operasi segera dijalankan.
Saya memang sudah merasakan sedikit nyeri, tapi tidak sering. Akhirnya saya meminta waktu selama 14 hari untuk loading TNJ. Saat waktu yang diberikan sudah habis, saya kembali memeriksakan kondisi saya. Puji Tuhan, hasilnya sangat mencengangkan, diameter batu empedu mengecil.
Kemajuan itu semakin menggenjot saya untuk membuktikan keampuhan TNJ. Dua minggu berikutnya saya periksa kembali. Puji Tuhan dan sungguh sebuah keajaiban. Batu empedu tersebut telah hilang dan tak terdiagnosa lagi. Bahkan hasil pemeriksaan pada 26 Nopember 2008 lalu, batu empedu saya sudah hilang sama sekali. Ini merupakan kasus pertama dan belum diteliti TNI. Namun sudah jelas hasilnya bahwa batu empedu bisa dengan mudah dihancurkan oleh TNJ.
Penyakit Diabetes
March 3, 2009 oleh tahitianonijuice
Artikel masuk kategori Testimonial
Diabetes Berujung Komplikasi
Vonis amputasi sudah sempat dilayangkan pihak medis kepada ibunda kami, Sriyati, ujar M.S. Yahya, Putra Sriyati yang menetap di Blitar, Jawa Timur. Sejak saya duduk di bangku SMA, ibu sudah menderita Diabetes. Selama ini karni hanya mengupayakan langkah medis sederhana dan pengobatan alternatif, untuk menanggulangi derita yang ibu alami.
Menjelang bulan puasa tahun 2007, kami dipertemukan dengan Tahitian Noni Juice sebagai mediasi kesembuhan ibu. Alhamdulillah, Allah SWT mengijinkan penyakit Diabetes ibu terobati dengan mengonsumsi TNJ 7 x 20 cc setiap hari selama dua bulan.
Bulan puasa 2007 menjadi puncak penderitaan ibu kami. Gula darah dalam tubuhnya mencapai angka 474, Ibu sempat tidak bisa berjalan karena bengkak dan luka di kakinya Hal tersebut juga membuatnya mendapatkan vonis amputasi oleh tim dokter. Sebuah solusi yang tidak diinginkan oleh ibu dan kami semua. Sambil mencari alternatif pengobatan lain, kami dikenalkan dengan TNJ.
Minggu pertama mengkonsumsi TNJ, ibu sudah enak makan. Biasanya ibu tidak bisa makan apapun, karena penyempitan di tenggorokannya. Belum lagi masalah jantung yang juga mendera tubuhnya, sampai-sampai lambung dan paru-paru ikut mengalami kerusakan. Tapi semuanya berangsur membaik dan normal.
Sebulan kemudian, bengkak serta luka di kaki ibu berangsur-angsur membaik. lbu sudah bisa berjalan, bahkan keluhan penglihatan di matanya juga semakin berkurang. Dan sinilah saya yakin bahwa penelitian yang menjelaskan bahwa kandungan dalam TNJ yang bisa mengatasi diabetes benar adanya.
Saya hanya ingin menekankan jika Allah SWT menciptakan sesuatu pasti ada manfaatnya. Buah noni asal Tahiti dapat menjadi penawar penyakit yang dialami ibu saya.
































