Makanan&minuman Apa Saja Yg Tidak Boleh Dimakan Oleh Orang Yg Mempunyai Penyakit Gangguan Ginjal?

tetapi penyakitnya tidak begitu kronis,sudah agak membaik.
thx 4 your participation^^

Comments

  1. Anonymous says

    Teh hijau dalam jumlah besar dapat merusak ginjal?
    Semua orang tentu mengenal kebiasaan minum teh dan momentum ini telah menjadi tradisi turun temurun di seluruh dunia. Popularitas tradisi ini bahkan dikaitkan dengan suasana kekeluargaan, baik di negara Barat maupun Timur.
    Beberapa jenis teh telah banyak diselidiki khasiat dan manfaatnya bagi kesehatan. Salah satunya adalah teh hijau. Zat polyphenols yang terkandung didalamnya diyakini dapat membantu mencegah penyakit jantung dan kanker.
    Namun, di balik khasiat teh hijau, ternyata mengonsumsi kandungan polyphenols dalam jumlah besar dapat menyebabkan kerusakan hati dan ginjal, demikian disebutkan oleh beberapa studi yang menunjukkan toksisitas polyphenols.
    Sebetulnya konsumsi teh hijau ini tidak terlalu mengkhawatirkan, namun perlu dipikirkan pada individu yang mengonsumsi suplemen yang mengandung polyphenols, demikian diungkapkan seorang penulis bernama Prof. Chung Yang dari Universitas Rutgers di New Jersey. Beliau menekankan setiap individu yang minum teh hijau hingga sepuluh cangkir per hari masih dapat ditoleransi. Masalah akan timbul pada individu yang mengonsumsi suplemen dengan kandungan polyphenols-nya hingga 50 kali lipat dibandingkan secangkir teh.
    Prof. Yang melaporkan kasus-kasus kematian pada manusia dengan keracunan hati akibat mengonsumsi polyphenols dalam jumlah besar yang terkandung pada suplemen. Gejala-gejala yang timbul menghilang apabila individu menghentikan konsumsi suplemen tersebut, dan timbul kembali bila mereka mengonsumsinya lagi. (Chemical research in toxicology, vol 20, p583)
    Sebenarnya konsumsi teh sendiri dapat mengakibatkan rangsang seringnya berkemih, sehingga banyak minum teh pada penderita gagal ginjal akan semakin mengganggu fungsi ginjal yang sebelumya sudah mengalami kerusakan.
    Kandungan Nutrisi yang dapat Memperberat Kegagalan Fungsi Ginjal
    Saat salah satu organ penting tubuh kita mengalami gangguan serius, berbagai tata laksana dan pengaturan diet tentu menjadi prioritas untuk mencegah kerusakan organ lebih lanjut. Misalnya saja ginjal yang berperan penting menyaring racun. Bila fungsi ginjal terganggu, maka zat sisa termasuk racun yang harusnya dibuang melalui urin, akan menumpuk dan beredar bersama aliran darah. Sulitnya pengeluaran racun ini dapat menyebabkan berbagai gangguan fungsi tubuh lainnya, sehingga salah satu cara menghindari tertimbunnya racun adalah dengan mewaspadai jenis makanan dan asupan cairan yang dikonsumsi penderita.
    Substansi atau zat apa saja yang cenderung sukar dikeluarkan oleh ginjal yang mengalami penurunan fungsi? Protein, kalium, natrium dan fosfor merupakan substansi makanan yang sukar dicerna oleh ginjal yang mengalami gangguan fungsi.
    Apa yang akan terjadi bila penderita gagal ginjal kronik mengonsumsi makanan dengan kadar protein yang tinggi, seperti pada daging, ikan, telur dan produk susu? Bila sisa metabolisme protein dalam tubuh yang diukur sebagai ‘blood urea nitrogen’ / BUN, didapatkan pada tingkat yang tinggi dalam darah, akan menyebabkan penderita merasa mual, muntah, kehilangan nafsu makan dan merasa letih.
    Lain halnya dengan makanan tinggi kalium seperti pada alpukat, asparagus, buah bit, kacang polong kering, kentang, ubi, labu, tomat, pisang, melon, aprikot, buah-buahan yang dikeringkan/manisan, jeruk sitrun, pepaya, kacang-kacangan, coklat, jus, susu dan yogurt, yang bila tertumpuk dalam tubuh penderita dapat menyebabkan gangguan irama jantung hingga gangguan fatal yaitu henti jantung.
    Kegagalan fungsi ginjal menyebabkan kelebihan garam atau natrium sukar dikeluarkan dari dalam tubuh, sehingga penderita sering merasa haus dan terjadi penimbunan cairan dalam tubuh. Beberapa makanan tinggi natrium yang hendaknya dihindari antara lain garam meja, semua bumbu dengan kandungan garam, daging olahan, makanan beku, makanan kaleng, acar, produk susu, keripik dan kacang-kacangan. Perhatikanlah label kandungan makanan saat Anda ingin membeli makanan di supermarket.
    Komponen lain yang dapat memperberat kerja ginjal yang telah menurun fungsinya adalah makanan tinggi fosfat yang terdapat dalam produk susu, kacang-kacangan, gandum, kacang polong kering, minuman keras dan coklat. Tingginya kadar fosfat dalam darah pada penderita gagal ginjal kronik dapat mempengaruhi kepadatan tulang, sehingga mudah patah. Oleh karena itu penderita gagal ginjal kronik biasanya mengonsumsi suplemen pengikat fosfat yakni kalsium dan vitamin D.
    Dari semua komponen kandungan makanan yang dapat memperberat kerja fungsi ginjal, tentu penderita juga harus memperhatikan asupan kalori, seperti karbohidrat, lemak dan gula dalam jumlah yang seimbang untuk memenuhi kebutuhan energi dalam tubuh.

  2. ?????? (ArhuPaiRou) says

    makanan yang pedas2…..
    perbanyaklah minum air putih

  3. Mourinyo says

    kalo boleh saya sarankan itu jgn yg pedas2x… asin2x dan kecut2x.
    banyak minum air dan jgn terlalu capek ;) ….
    nanti kalo capek bisa tambah kronis …
    semoga membantu

  4. cariobat says

    tergantung apa gangguannya, baru diketahui apa yang perlu dilkukan. Misal batu ginjal… minum secukupnya, jangna banyka oksalat atau purin, atau misal terjadi retensi air maka perlu ditakar airnya, atau kelebihan kalium maka perlu hindari makanan tinggi kalium spt pisang, daun singkong, dlll

  5. The Black says

    minuman yang mengandung alkohol dan yang bersoda
    soalnya semuanya itu dapat merusak sistem organ tubuh

  6. coky bar says

    Harus mengurangi konsumsi garam dan daging (apa saja yg menyebabkan tensi menjadi tinggi) karena tensi yang selalu tinggi atau disebut hypertensi dpt merusak ginjal dan jantung dan bisa menyebabkan kebocoran pada ginjal. (seperti saya sekarang)..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *