Pengobatan Paru-paru Berisi Air?

menurut dokter TBC tp stlah pengobatan 6 bln, paru tetap hrs di sedot..

Comments

  1. Ika says

    Pneumonia yang kerap disebut paru-paru basah termasuk jenis penyakit berbahaya. Perkuat tubuh dengan gizi seimbang dan menjaga lingkungan adalah langkah terbaik nmnghindarinya.
    Ketika seorang anak atau orang dewasa berbaring di lantai tanpa alas, kerap muncul seruan, “Eh, jangan tiduran begitu, nanti kena paru-paru basah, lho!”Yang ditegur pun menurut, lalu pindah ke sofa atau tempat tidur.
    Banyak orang menganggap, lembabnya udara dari lantai atau yang kita hirup bisa menyebabkan paru-paru basah. Benarkah? Apa sebenarnya paru-paru basah itu?
    30 Sumber Infeksi
    Dalam dunia kedokteran, tidak dikenal istilah paru-paru basah. Yang ada pneumonia, yaitu infeksi yang menyebabkan paru-paru meradang. Kantong-kantong udara dalam paru (alveoli) dipenuhi nanah dan cairan, sehingga kemampuan menyerap oksigen berkurang.
    Dr. Prajna Paramita, MD, FCCP, menyebutkan bahwa penyakit ini disebabkan oleh sekitar 30 macam sumber infeksi. Namun, penyebab utamanya adalah bakteri, virus, mikroplasma, jamur, berbagai senyawa kimia, dan partikel.
    Meski kasus pneumonia akibat bakteri tidak terlalu banyak, jenis ini cenderung menimbulkan infeksi lebih berat daripada yang disebabkan oleh nonbakteri. Virus sinsitial pernapasan (respiratory syncitial virus atau RSV), painfluenzae, influenzae, dan adenovirus merupakan yang paling kerap menyebabkan pneumonia.
    Umumnya infeksi virus saluran pernapasan bawah berlangsung selama musim dingin atau hujan. Dan RSV yang paling umum menjadi penyebab pneumonia, terutama pada bayi.
    Sulit Bernapas
    Pneumonia muncul karena kuman penyakit terhirup hidung dan mulut. Bila lingkungan di sekitar ada orang atau anak yang terinfeksi, risiko tertular sangat besar, apalagi bila daya tahan tubuh sedang tidak baik.
    “Pneumonia termasuk penyakit yang serius dan berbahaya,” ujar spesialis paru dari RSPAD Gatot Subroto yang akrab disapa Dr. Mita ini.
    Gara-gara nanah dan cairan memenuhi paru-paru, oksigen di selsel tubuh pun berkurang dan tidak bisa bekerja. Akibatnya, selain penyebaran infeksi ke seluruh tubuh, penderita bisa meninggal.
    Pneumonia ditandai oleh batuk disertai sulit bernapas, napas sesak, atau terjadi penarikan dinding dada sebelah bawah ke dalam (severe chest indrawing). Gejala sulit bernapas bisa juga disertai gejala sianosis (kebiruan di bagian kulit dan mukosa karena hemoglobin berkurang dalam darah kapiler) sentral dan tidak dapat minum.
    Pada anak usia di bawah 2 bulan, pneumonia berat ditandai kerapnya frekuensi bernapas. Bisa 60 kali permenit atau lebih tarikan napas, dengan penarikan kuat pada dinding dada sebelah bawah ke dalam.
    Gejala lain adalah radang tenggorokan (laringitis). Akibatnya suara berubah serak karena di sekitar pita suara banyak terdapat lendir.
    Lewat pemeriksaan rontgen dada, bisa diketahui ada masalah di paru. Tanda klinis yang bisa ditemui biasanya flek pada paru. Namun, tanda klinis ini tidak mencukupi sebab tuberkulosis pun ditandai oleh flek ini.
    Karena itu, pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan darah, dahak, serta gejala sangat penting untuk menentukan flek ini pertanda TBC atau pneumonia.
    Perlu Mengatur Makan
    Pengobatan awal untuk pneumonia biasanya berupa antibiotika. Bila penyebabnya bakteri, mikroplasma, dan rickettsia, biasanya antibiotika ini cukup manjur. Untuk pneumonia akibat virus, sampai saat ini belum ada panduan khusus, meski beberapa obat antivirus telah digunakan.
    Selain antibiotika, pasien juga akan mendapat terapi tambahan berupa pengaturan makan dan oksigen untuk meningkatkan jumlah oksigen dalam darah. Istirahat panjang diperlukan untuk mengembalikan kondisi tubuh.
    Langkah untuk Mencegah
    Jenis dan parahnya penyakit ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk usia, jenis kelemin, musim, dan kepadatan penduduk. Pada anak, infeksi lebih sering mengenai laki-laki dibanding anak perempuan. Puncak serangan infeksi antara usia 2 dan 3 tahun dan sesudahnya akan menurun sedikit demi sedikit.
    Beberapa kasus pneumonia tidak disebabkan infeksi mikroorganisme. Bisa juga akibat aspirasi makanan atau asam lambung, benda asing, hidrokarbon, bahan lipoid, reaksi hipersensitivitas dari saluran napas, akibat obat, radiasi, serta kondisi lingkungan.
    Agar terhindar dari pneumonia perlu beberapa langkah strategis seperti:
    * Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.
    * Mengusahakan sirkulasi udara yang baik.
    * Hindari rokok dan penderita batuk.
    * Makanlah dengan gizi seimbang,
    * Lakukan imunisasi, terutama untuk anak. Vaksin Hb sudah banyak dipakai untuk menangkal pneumonia, selain meningitis. Vaksin ini untuk menangkal serangan bakteri Haemophyllus influenzae tipe B yang bisa menyebabkan kedua jenis penyakit itu.
    Sudah Ada Vaksinnya
    Pneumonia Bakteri
    Jenis ini bisa menyerang bayi sampai usia lanjut. Pecandu alkohol, pasien pasca operasi, penderita penyakit pernapasan, sedang terinfeksi virus atau kekebalan tubuh menurun, rentan terkena penyakit ini.

  2. nonreni says

    pada infeksi paru-paru, akan terjadi penumpukan cairan dikarenakan kerusakan jaringan paru sehingga input dan output cairan dalam paru mengalami gangguan, absorsi/ penyerapan(output) tak sebanding dengan datangnya/masuknya (input),sehingga sirkulasi cairan dalam paru-paru mengalami gangguan.
    selain itu karena infeksi sehingga akan menyebabkan timbulnya exudat(nanah) dalam paru-paru
    dan karena itulah dilakukan penyedotan(drainase)untuk mengeluarkan cairan tersebut.
    dan cairan tersebut bila tidak dikeluarkan akan menambah infeksi dan juga memperkecil volume paru-paru dalam infirasi(menghirup udara) sehingga nafas terasa sesak dan berat.
    tindakan penyedotan ini namanya WSD, dan pasien harus rawat inap di Rumah sakit untuk memonitor keadaannya.
    selain untuk mengeluarkan cairan WSD juga dilakukan pada orang yang mengalami trauma dada(paru-paru) untuk mengeluarkan darah/perdarahan.
    dan juga WSD dilakukan pada pasien yang mengalami pembengkaan yang disebabkan penumpukan udara pada selaput paru-paru, udara yang dimaksut adalah katakanlah udara macet (nggak bisa diserap, dak bisa keluar, alias kedegelen kalau orang jawa)
    biaya nggak mahal, namun bila punya JPS bisa gratis

  3. tomy says

    saya mau nanya nuy boz, ,
    saya semenjak tiga bulan ini, saya tdur dilantai hanya beralaskan kasur lantai,
    truz akhr2 ini telapak tangan dan kaki saya sering mengeluarkan keringat,
    apakah itu gejala paru2 bsah dok??
    Tolong penjelasanya za
    mkch.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *