TAHITIAN NONI®,Morinda®,Tahiti Dream™,dan Tahiti Trim™ Plan 40™,Success Path™,tell The Story™,TePoema™,Moea™,Equine Essential™ adalah merek dagang Tahitian Noni International,Inc.

Tanaman Noni memiliki 80 spesies. Hasil riset Dr. Scott Gerson menunjukkan bahwa spesies Morinda citrifolia yang baik dikonsumsi dari jenis Morinda citrifolia L yang tumbuh di kepulauan French Polinesia memiliki 20% nutrisi lebih tinggi di banding jenis lain yang tumbuh di daerah manapun.
Email Artikel Ini Email Artikel Ini

Pola Makan Sehat, Untuk Orang Diatas 50 Tahun..?

December 17, 2009 Oleh  
Artikel masuk kategori Kesehatan

halo ..
ayah saya sakit diabetes / sakit gula..
jadi gimana pola makan yang bagus untuk menjaga kesehatannya..?
trus kalo minum jus bagusnya buah apa dok..?
dan pola makan gimana yang bagus untuk orang yg berumur 50thn lebih..?
makasi ..

Cara Pesan dan Harga Tahitian Noni Juice

Pesan

4 Pesan to “Pola Makan Sehat, Untuk Orang Diatas 50 Tahun..?”

  1. shinichi on December 18th, 2009 04:45

    Pengaturan makan pada penderita diabetes pada intinya mengikuti rumus 3 J: jumlah dihabiskan, jadwal diikuti, dan jenis dipatuhi.
    Namun, takaran jumlah ini tidak sama antara penderita diabetes yang satu dengan lainnya, tergantung ukuran tubuhnya. Prinsipnya, memberikan kalori sesuai kebutuhan. “Untuk yang gemuk hendaknya separuh dari biasa, yang kurus satu setengah kali dari biasanya,” ujar Askandar.
    Sebenarnya, untuk kepentingan klinik praktis, jumlah kalori dapat dihitung setelah penentuan status gizi dengan menggunakan rumus Broca. Dengan rumus itu, berat badan idaman dihitung dari tinggi badan dikurangi 100, kemudian dikurangi lagi 10 persennya. Namun, untuk perempuan yang tingginya di bawah 150 cm dan pria di bawah 160 cm, tidak perlu dikurangi 10 persen lagi.
    Seseorang dikategorikan berberat badan kurang bila berat badannya kurang dari 90 persen berat badan idaman. Berat normal berarti 90-110 persen berat idaman, berat lebih jika 110-120 persen berat idaman, dan gemuk jika hasilnya di atas 120 persen berat idaman.
    Makanan yang dianjurkan adalah yang seimbang dengan komposisi energi, baik yang berasal dari karbohidrat dengan protein dan lemak. Karbohidrat sebaiknya masih dominan 60-70 persen, kemudian lengkapi protein 10-15 persen, dan lemak 20-25persen.
    Pada prinsipnya, makanan seimbang tidak berbeda dengan anjuran makan sehat pada umumnya. Bahkan, menu pun bisa seperti menu seluruh keluarga, karena penggunaan gula dalam bumbu tidak dilarang. Tidak ada makanan yang dilarang, hanya saja dibatasi sesuai kebutuhan.
    Untuk jadwal makan, penderita diabetes dianjurkan makan besar tiga kali sehari plus makan snack tiga kali, masing-masing dengan interval tiga jam. Sedangkan untuk jenis makanan, pada dasarnya penderita diabetes harus menghindari makanan yang menyebabkan kadar gula darah naik. Makanan yang menimbulkan kadar gula darah naik adalah makanan yang manis dan berlemak.
    Akar penyakit yang dialami penderita diabetes adalah kadar gula yang terlalu tinggi di dalam tubuh. Maka, menurut Bagian Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) dr Walujo Soerjodibroto PhD DSG, prinsip pertama diet bagi penderita diabetes, yaitu menghindari konsumsi makanan gula atau makanan yang berubah menjadi gula pada saat di dalam tubuh.
    Makanan-makanan yang harus dihindari adalah hidrat arang, terutama hidrat arang sederhana dan hidrat arang olahan, termasuk juga hidrat arang keluaran pabrik dalam bentuk tepung dengan segala bentuknya. Hidrat arang yang dimaksud antara lain terdapat pada kue-kue, bubur, gula, sirup, cake, dan lain-lain.
    Hidrat arang-hidrat arang umumnya kurang sekali mengandung serat sehingga mudah diubah menjadi gula di dalam tubuh. “Jangan sampai diberikan zat gula atau bahan gula dalam waktu singkat dan mendadak,” kata Walujo.
    Oleh karena itu, penderita diabetes harus menjauhi makanan berupa kue atau bubur. Kedua makanan itu akan langsung menjadi gula kendati tanpa dikunyah sekalipun.
    Hindari gula
    Yang jelas, gula harus dihindari penderita diabetes untuk selamanya atau seumur hidup. Gula bisa didapat dari makan nasi, kue-kue, yang terbentuk dari tepung, hidrat arang olahan. Yang bisa dikonsumsi adalah hidrat arang yang masih alami, seperti jagung, nasi pera. Kalaupun bubur harus yang ada seratnya atau dicampur dengan serat.
    “Kalau Anda makan nasi pera, nasi jagung, atau jagungnya sendiri, bulgur, itu menghasilkan gula, tapi gulanya datangnya lebih lamban. Kalau Anda makan bubur, diisap saja langsung jadi gula dalam lima menit. Gula yang datangnya mendadak itu tidak bisa ditangani oleh sistem tubuh penderita diabetes,” jelas Walujo.
    Meski demikian, penderita diabetes tetap membutuhkan gula dalam batas yang dibutuhkan tubuh. Keberadaan gula dalam tubuh dibutuhkan sel-sel untuk menjalankan fungsinya.
    Gula bagi sel-sel tubuh merupakan energi yang menggerakkan sel-sel. Dengan gula itu, sel-sel otot bisa bergerak, enzim bisa membuat enzim, sel darah putih bisa melawan penyakit, dan lain-lain.
    Menurut Askandar, penderita diabetes bisa mengonsumsi buah-buahan yang mengandung zat gula mangga atau rambutan, tetapi harus diawali dulu dengan sayur-sayuran. Selain itu, perlu diingat jumlahnya tidak boleh berlebihan. “Prinsipnya adalah NBI: nikmati, batasi, dan imbangi,” ujarnya.
    Sedang Walujo mengingatkan, seperti manusia bukan pengidap diabetes, seorang pengidap diabetes tetap membutuhkan zat-zat makanan dalam bentuk protein, hidrat arang, lemak, mineral, dan vitamin. Intinya, penderita diabetes membutuhkan makanan empat sehat lima sempurna yang dalam konsep baru dikenal dengan menu seimbang.
    “Tapi, untuk penderita gangguan jantung, lemaknya sedapat mungkin hampir tidak ada atau cuma lima persen saja. Seimbang buat orang (sakit jantung) itu lain dengan orang kurang gizi, lain dengan orang yang normal, lain dengan orang yang kelebihan asam urat,” tutur Walujo.
    Kurangi lemak
    Selain menghindari konsumsi gula dan bahan makanan yang mengandung gula, penderita diabetes juga harus mengurangi lemak dalam konsumsi sehari-hari. Lemak yang dimaksud dalam makanan, antara lain lemak binatang (gajih), santan, segala macam jenis minyak goreng, mentega, dan segala produk olahan susu.
    Menurut Walujo, konsumsi makanan yang mengandung lemak boleh saja, tetapi takarannya harus disesuaikan dengan kadar kolesterol dan trigliserida penderita diabetes.
    Prinsip diet untuk penderita diabetes, yakni kalori cocok, gula tidak boleh tinggi, lemak rendah, dan serat tinggi.
    Kartini Sukardji dalam buku Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu menyatakan, makanan serat memberikan keuntungan, yaitu menimbulkan perasaan kenyang dan puas yang membantu mengendalikan nafsu makan dan berat badan; makanan tinggi serat biasanya rendah kalori; membantu buang air besar secara teratur; menurunkan kadar lemak darah; serta pada jenis serat tertentu bisa memperlambat penyerapan glukosa darah.
    Prof Askandar menambahkan, pengaturan makan tersebut juga harus diimbangi dengan olahraga. Olahraga bagi penderita diabetes dilakukan sebelum mandi pada pagi dan sore hari. Setelah makan pun, sekitar 1,5 hingga 2 jam, penderita diabetes dianjurkan untuk bergerak. “Bergerak sebisanya, yang penting jangan duduk saja. Dalam waktu 1,5 hingga 2 jam sesudah makan, makanan sudah masuk ke dalam darah,” tuturnya.
    Olahraga
    Olahraga sangat penting bagi pengidap diabetes, karena tidak hanya menurunkan berat badan atau mencegah kegemukan, tetapi juga menurunkan kadar glukosa darah serta mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi aterogenik, gangguan lipid darah, peningkatan tekanan darah, dan hiperkoagulasi darah.
    Prinsipnya, latihan harus dilakukan berkesinambungan dan terus-menerus tanpa berhenti. Jadi, kalau memilih jogging 30 menit, pengidap diabetes selama 30 menit sebaiknya jogging tanpa istirahat.
    Jogging bisa menjadi pilihan, karena olahraga untuk pengidap diabetes memang sebaiknya yang berirama agar otot berkontraksi dan berelaksasi secara teratur. Olahraga yang bisa dipilih adalah bersepeda, renang, atau mendayung. Namun, tenis, badminton, bahkan juga golf tidak dianjurkan karena banyak berhenti.
    Latihan dilakukan bertahap sesuai kemampuan. Intensitasnya bisa ringan sampai sedang dengan alokasi waktu 30-60 menit. Latihan sebaiknya tiga kali dalam seminggu.

  2. vitry79 on December 18th, 2009 10:53

    Bagi penderita diabetes sebaiknya mengkonsumsi makanan rendah kalori namun tetap dengan gizi seimbang. Teman saya ada pengalaman menggunakan Nutrisi Selular, jadi makan pagi dan makan malam diganti dengan minum Nutrisi selular, dan makan siang seperti biasa. Gula darah membaik, luka di kaki bisa diatasi. Untuk mendapatkan produk bisa email saya. Trimakasih.

  3. Debby on January 18th, 2010 16:45

    Halo…
    Ayah saya kena gula. bru d ketahui stlah priksa ke dokter karna kaki nya luka seperti kna kuman atau virus. yg mau saya tanyakan. makann apa yg sbaik nya d konsumsi ayah saya sehari-hari. Usia nya sdh d atas 55 thn… bdn nya gemuk…
    Tlong info nya yah… Trimaksh sblum nya.

  4. angky on November 30th, 2010 13:28

    saya hanya ingin berbagi pengalaman yang saat ini sedang saya alami. bapak saya 1minggu yang lalu tepatnya 21 nov 2010 jari kaki nya tiba2 timbul luka membengkak seperti melepuh, setelah cek di rumah sakit kariadi semarang ternyata gula bapak sudah mencapai 697 (tidak puasa) sehingga diharuskan oleh pihak RS untuk suntik insulin dan bedah lukanya, tp bapak tidak mau karena takut tidak bisa lepas dari suntik insulin yang tentunya dengan biaya mahal.

    kemudian saya mulai menjalankan diet ketat untuk bapak yaitu makan dengan beras merah dengan porsi separuh piring (7-10 sendok makan) lauk hanya makan ikan kuthuk (ikan sungai) dan sayurpun hanya yang boleh dikonsumsi ( saya punya tabelnya). untuk obat dokter hanya pakai 1 jenis yaitu glucobay yg berfungsi untuk mencegah penyerapan glukosa di usus. sebenarnya ada 1 lagi obat dari dokter yaitu glurenorm yang fungsinya untuk memacu pankreas agar menghasilkan insulin. tetapi berdasarkan hasil cek laborat ternyata pankreas bapak sudah mengalami kerusakan, berdasarkan logika saya, jika sesuatu sudah rusak dan malah dipacu untuk bekerja lebih lagi, maka saya kuatir pankreas bapak malah akan bertambah parah. maka secara pribadi saya dan bapak memutuskan untuk tidak mengkonsumsinya tanpa sepengetahuan dokter.
    selain itu bapak juga konsumsi suplemen makanan khusus untuk diabetes yaitu diacont (pengontrol dan penurun kadar gula serta mengandung spirulina) dan chitosan untuk mengeringkan luka pada kaki.
    Alhamdulilah 6 hari kemudian (28 nov 2010) bapak cek lagi dan hasilnya gula turun mjd 247, luka di kaki pun kempes dan mengering.

    jadi kalo boleh saran, untuk penderita diabetes saya sarankan pengobatannya secara menyeluruh, dari diet pola makannya, obat dokter yang sesuai kondisi jenis diabet dan tubuh, serta suplemen makanan tambahan yang mempunyai efek menyembuhkan. semoga bisa membantu ya..

Silahkan tinggalkan Pesan Anda...
, jika Anda ingin pesannya memiliki gambar, pakailah gravatar!





Perlu diingat bahwa informasi dalam situs ini tidak dimaksudkan dengan cara apapun sebagai pengganti saran medis dari profesional kesehatan. Semua isi di situs ini adalah untuk tujuan informasi saja.
Powered by Yahoo! Answers