Tanaman Penangkal Nyamuk, Apa Aja Sih?

Rumah saya konsepnya kebuka. Khawatir banget ma nyamuk demam berdarah nih. Mohon banget dong informasi nama2 tanaman penangkal nyamuk (saya denger ada), supaya nyamuk di rumah saya agak berkurang. Kalau mau beli, di penjual2 tanaman biasa ada ngga ya?

Comments

  1. Law says

    Tanaman yang berfungsi sebagai hiasan sekaligus penolak nyamuk, antara lain, selasih, tahi kotok, suren, zodia, geranium, rosemary dan tembelekan. Yang bisa dijadikan antinyamuk oles alami misalnya, kenanga, lavender dan catnip.
    Yang bisa dijadikan insektisida alami pembasmi nyamuk kebanyakan sudah sangat akrab di sekitar kita, seperti kayu putih, sereh wangi (untuk bumbu), akar wangi, cengkih, mimba, bunga pirentum dan bawang putih.
    Penyerap Racun
    Tanaman hias dan bunga yang memiliki fungsi sebagai penyerap racun antara lain, lidah mertua, krisan, lidah buaya, sansiviera, andong, aglonema, beringin. Bahkan lidah mertua mampu menyerap logam berat seperti timbal yang paling berbahaya yang ada di udara. ”Karenanya, lidah mertua kini banyak ditanam di lingkungan pabrik,” kata Karwati.
    Selain lidah mertua, penyerap logam berat yang baik ada juga yang paling dekat dengan kehidupan manusia, yaitu kangkung. Kangkung yang ditanam di air yang tercemar logam berat, tidak akan menghasilkan kangkung yang baik untuk dimakan karena kondisi fisik dan rasanya tidak enak.
    Hal ini terjadi karena kangkung tersebut menyerap logam berat. ”Kangkung dan eceng gondok sangat baik untuk membersihkan air dari logam berat,” katanya.
    Jenis aglonema sangat cocok ditanam di sekitar rumah bagi perokok karena segala jenis aglonema, selain mampu menyerap CO2 juga bisa menyerap nikotin dengan baik.
    Nyamuk tidak menyukai beberapa jenis tanaman tersebut karena mengeluarkan senyawa yang tidak disukai bahkan bisa mematikan nyamuk, kata Karwati dosen Hortikultura ini.
    Tanaman-tanaman yang bisa menjadi penangkal nyamuk dan penyerap polutan ini akan berfungsi dengan baik (mengusir nyamuk dan menyerap polutan) pada usia dewasanya yaitu ketika memiliki organ yang lengkap seperti akar, batang dan daun. Tanaman hias penangkal nyamuk dan penyerap polutan yang baik, ada dan dekat dengan kita, ujar Karwati.
    Pengusir Nyamuk
    Tanaman hias yang sudah sangat akrab dengan halaman rumah dan taman yang mampu menyerap polutan dengan baik contohnya lidah buaya. Tanaman yang termasuk perdu basah dan dapat tumbuh secara liar di tempat bersuhu panas ini terbilang banyak fungsinya. Lidah buaya juga sudah lebih dulu dikenal sebagai penghalus kulit dan penyubur rambut.
    Karenanya, lidah buaya kerap dijadikan bahan dasar kosmetik dan perawatan rambut. Tanaman ini juga memiliki kandungan nutrisi cukup lengkap, antara lain vitamin A, B1, B2, B3, C, E. Juga, mengandung mineral seperti kalsium, magnesium, potassium. Sejak dulu lidah buaya dikenal sebagai tanaman obat yang banyak khasiatnya, kata Karwati.
    Untuk membantu proses fotosintesisnya lidah buaya membutuhkan CO2 yang merupakan senyawa berbahaya bagi makhluk hidup dalam bernapas. Senyawa berbahaya lain yang mampu diserap lidah buaya adalah formaldehid melalui stomata daun, akar yang bekerjasama dengan bakteri yang kemudian menguraikannya menjadi senyawa atau ikatan karbon yang tidak berbahaya bagi manusia.
    Lidah buaya ini efektif karena memiliki permukaan daun relatif banyak. ”Seluruh bagian lidah buaya, baik atas maupun bawah mampu menyerap polutan,” ujar Karwati yang punya hobi mengolah tanaman obat menjadi berbagai jenis jamu tradisional ini.
    Bumbu dapur yang hampir tiap hari dipakai ibu-ibu untuk memasak pun memiliki manfaat sebagai pengusir nyamuk yang belum banyak diketahui. Bawang putih, rempah-rempah primadona ini, selain memiliki khasiat menurunkan kolesterol darah, menghambat agregasi trombosit, menurunkan tekanan darah sehingga bisa menurunkan risiko penyakit jantung, berperan sebagai antioksidan dan memiliki efek antikanker, juga bisa membuat nyamuk menyingkir dalam waktu yang lama.
    Resep sederhana membuat obat nyamuk semprot alami dari bawang putih dapat dibuat sendiri di rumah. Sebanyak 1000 gram bawang putih dicampur 0,5 liter air, 10 gram sabun dan dua sendok minyak mineral (minyak tanah).
    Bawang putih bisa diparut atau digerus kemudian dicampur minyak mineral dan diamkan selama 24 jam. Kemudian campurkan dengan larutan air sabun dan aduk hingga merata. Setelah itu saring menggunakan kain halus. Sebelum disemprotkan, encerkan terlebih dahulu larutan tersebut dengan air (1 bagian larutan dicampur 20 bagian air).
    Bumbu dapur lainnya yang dapat mengusir nyamuk adalah sereh wangi atau yang biasa disebut sere. Ekstrak sereh wangi mengandung zat sitronelal yang memiliki sifat sebagai racun kontak yang dapat menyebabkan kematian pada nyamuk akibat kehilangan cairan secara terus-menerus sehingga tubuh nyamuk kekurangan cairan. Hal ini dapat terjadi setelah nyamuk mencium aroma ekstraks sereh wangi.
    Aroma khas senyawa linalool dari bunga kenanga juga sangat dihindari nyamuk. Saat ekstrak bunga kenanga dioleskan di kulit, minyak atsirinya meresap ke dalam pori-pori lalu menguap ke udara. Bau ini akan terdeteksi oleh reseptor kimia yang dimiliki nyamuk sehingga ia akan menghindar dengan sendirinya untuk menghisap darah.
    Makin banyak kadar bahan aktif dalam ekstraks kenanga makin besar pula kemampuannya menolak nyamuk. Senyawa linalool, selain aromanya yang tidak disukai nyamuk juga bisa membuat iritasi pada kulit nyamuk. Pestisida semacam ini tentu lebih aman ketimbang pengusir nyamuk produk kimia, ujar Karwati, karena tidak meninggalkan residu berbahaya bagi kesehatan dan mudah dengan cepat terurai.
    Tanaman-tanaman hias ini bisa ditanam di halaman rumah, di teras, atau di dekat jendela. Aroma khas bunganya bisa langsung masuk ke dalam rumah sehingga nyamuk akan menghindar dengan sendirinya.
    Pada bunga tahi kotok, misalnya, bau tak sedap yang muncul sangat dibenci nyamuk. Bukan hanya nyamuk yang menghindar, tetapi juga serangga lainnya. Di lahan-lahan pertanian, tahi kotok kerap ditanam berselang-seling dengan tanaman sayur untuk menolak serangan hama.
    Zat terthienyl yang terdapat dalam tahi kotok akan menghambat kerja berbagai enzim yang ada dalam tubuh larva nyamuk. Zat lain dalam akar tahi kotok pun mampu membasmi jentik nyamuk dengan cara menghambat kerja enzim dalam tubuh nyamuk.
    ”Makin banyak menanam tanaman hias penangkal nyamuk di halaman dan taman rumah, makin kecil ketergantungan kita terhadap obat nyamuk berbahan kimia,” kata Karwati.
    Karena sepanjang waktu, aroma tanaman yang beragam ini dengan sendirinya akan terasa terus-menerus. Begitu pula tanaman yang bisa menyerap polutan. Makin banyak jenis yang ditanam, makin bersih udara di sekitar.
    Tidak ada ruginya, menanam pohon sebanyak-banyaknya. Zaman dulu, ujarnya, para orang tua memakai cara tradisional untuk mengusir nyamuk yaitu dengan membakar bunga kluih dan kulit langsat.
    Asapnya akan meracuni nyamuk. Tanaman hias yang mudah hidup dan gampang diperoleh bisa mengusir nyamuk secara alami, kenapa harus memakai yang berbahan kimia?

  2. InterUni says

    sebenarnya ada banyak seh, salah satunya bunga lavender, bisa di beli ama penjual tanaman ato bunga. saya mulai menanam bunga lavender d rumah kira-kira setahun yg lalu, lumayan lah nyamuk agak berkurang, saya beli harga nya Rp.5000 satu pot, sebenarya ada yg lebih ampuh selain lavender, cuma saya lupa, coba deh tanya ama penjualnya

  3. Bayu says

    Mengenai tanaman tersebut saya hanya mengetahui dua, yang pertama daun sereh, sedangkan yang kedua bunga lidah mertua. Nama bunga ini bukanlah nama latinnya. Jika anda mencari di toko-toko besar mungkin agak sulit ditemukan karena namanya.

  4. Anonymous says

    Ada banyak :
    Zodia, selasih, tahi kotok, suren, geranium, rosemary, tembelekan, kenanga, lavender, catrip, daun sereh.

  5. debby says

    apakah selain dari tanaman pengusir nyamuk diatas ada tanaman lain yang bisa digunakan sebagai pengusir nyamuk?kalau ada bisa tlg di kirimkan di emailku…
    makasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *